Jakarta (ANTARA News) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Angelina Sondakh menegaskan tak akan melarikan diri dan akan bersikap kooperatif terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet.

"Bahwa selama ini saya selalu kooperatif dengan KPK, saya juga tidak pernah ada niat untuk 'melarikan' diri. Semua akan saya hadapi," kata Angelina Sondakh melalui rilis yang dikirim oleh pengurus Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Kahfi Siregar di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan, dirinya sama sekali tidak melakukan apapun sebagaimana yang dituduhkan KPK.

"Saya sama sekali tidak melakukan apa yang dituduhkan. Sejak awal saya selalu katakan bahwa baik Nazaruddin (tersangka kasus Wisma Atlit) maupun Mindo Rosalina Manulang (mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri) tidak pernah bicara kepada saya mengenai Wisma Atlet. Saya tidak pernah, membicarakan, mengatur Wisma Atlet. Apalagi meminta dan menerima aliran dana wisma atlet," kata dia.

Namun, sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya  menghormati keputusan KPK tersebut.

"Dan saya sangat berharap semua pihak tetap menjunjung dan menghormati azas praduga tidak bersalah," kata mantan Puteri Indonesia itu.

Anggota Komisi X DPR RI ini mengaku saat ini dirinya masih ada di Jakarta dan sedang sakit.

"Saya di Jakarta. Saya sekarang sedang kurang enak badan, dan sudah dilaporkan ke fraksi bahwa 5 hari saya minta untuk istirahat di rumah," kata Angelina. (zul)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar