Angelina Sondakh, tersangka kasus penyuapan Wisma Atlet sebagaimana telah ditetapkan KPK, sering mengumbar senyum kepada pers yang mengikuti perkembangan kasus itu. Wisma Atlet didirikan di Palembang sebagai satu langkah persiapan Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Namun wisma itu juga yang kemudian mengharu-biru Partai Demokrat karena pucuk pimpinan dan kader-kadernya disebut-sebut terlibat dalam penyalahgunaan dana pembangunan sarana memajukan keolahragaan nasional itu. (FOTO ANTARA/Fanny Octavianus)

... This is not the end, its just the beginning...
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Tersangka kasus korupsi Wisma Atlit, Angelina Sondakh, mengatakan, penetapannya sebagai tersangka bukan merupakan akhir dari segalanya namun suatu permulaan.

"This is not the end, it's just the beginning," kata Angelina melalui pesan Blackberry, di Jakarta, Jumat, saat ditanya komentarnya atas keputusan KPK yang menjadikan dirinya sebagai tersangka. Angie memang cukup sulit dijumpai belakangan ini.

Ia juga mengatakan agar semua pihak menghormati azas praduga tidak bersalah.

Selain itu ia mengatakan,"Allah akan membuktikan dan membuka semuanya," katanya.

Sebelumnya pengurus Divisi Komunikasi Publik, DPP Partai Demokrat, Muhammad Kahfi Siregar, yang juga sahabat Angelina, mengatakan, ia mendapat pesan dari Angie (panggilan Angelina).

Kepada Kahfi, Angie mengatakan ia selalu kooperatif dengan KPK dan juga tidak pernah ada niat untuk melarikan diri. (ANT)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar