Data pekerjaan AS dorong saham Eropa naik tajam
Sabtu, 4 Februari 2012 02:39 WIB | 1430 Views
London (ANTARA News/AFP) - Data pekerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih baik dari perkiraan mendorong pasar saham Eropa naik tajam pada Jumat, karena angka tersebut diambil sebagai tanda lain bahwa ekonomi terbesar di dunia itu telah melewati masa genting.
Ekonomi AS menghasilkan 243 ribu pekerjaan baru pada Januari, jauh di atas perkiraan 155 ribu, dengan tingkat pengangguran jatuh menjadi 8,3 persen, mendekati tingkat terendah tiga tahun, dari 8,5 persen.
"Pertumbuhan pekerjaan tersebar luas di sektor swasta, dengan kenaikan besar dalam layanan profesional dan bisnis, rekreasi dan perhotelan, serta manufaktur," kata Departemen Tenaga Kerja.
Dealer mengatakan, laporan tersebut digabung dengan data kuat lainnya, memperkuat harapan bahwa ekonomi AS sekarang jauh lebih aman meskipun krisis utang zona euro tetap menjadi kekhawatiran karena tidak adanya kesepakatan untuk menyelamatkan Yunani dari gagal bayar.
Pembicaraan antara Athena dan kreditornya tentang pengurangan utang yang belum pernah terjadi sebelumnya terus berlarut-larut, padahal 20 Maret batas waktu bagi Yunani untuk membayar utang jatuh tempo kian dekat.
Di London, indeks FTSE 100 dari saham-saham terkemuka ditutup naik 1,81 persen pada 5.901,07 poin. Di Paris, indeks CAC-40 naik 1,52 persen menjadi 3.427,92 poin dan di Frankfurt indeks DAX 30 naik 1,67 persen menjadi 6.766,67 persen.
Di New York, saham unggulan (blue-chip) Dow Jones Industrial Average naik 1,15 persen pada sekitar 16.40 GMT, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq naik 1,44 persen.
Mata uang tunggal Eropa melemah karena laporan pekerjaan AS mendukung dolar. Euro berada di 1,3108 dolar, turun dari 1,3142 dolar di New York akhir Kamis.
Para dealer mengatakan, data AS adalah kejutan yang sangat menyenangkan, memberikan saham dorongan nyata, khususnya setelah sektor swasta meredam laporan pekerjaan AS pada Rabu yang telah membuat pasar hati-hati tentang laporan Jumat.
"Ini merupakan kejutan yang sangat bagus. Laporan ADP .... menunjukkan pelambatan dalam perekrutan pekerja dan ini dikhawatirkan akan membuat angka Jumat mengecewakan. Malah, benar-benar kebalikannya," kata Alexandre Baradez di Saxo Banque di Paris.
"Peningkatan terlihat sejak musim panas lalu dikonfirmasi dengan jelas," tambahnya.
Rob Carnell, kepala ekonom di ING, mengatakan laju pasar tenaga kerja meningkat sekarang, sehingga bank sentral AS bahkan mungkin harus menaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan.
Pada Kamis, Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke memperingatkan bahwa pasar tenaga kerja masih memiliki jalan panjang untuk pemulihan dan bahwa dia tetap khawatir tentang pengangguran terus-menerus tinggi.
"Kami masih memiliki jalan panjang sebelum pasar tenaga kerja dapat dikatakan beroperasi secara normal," kata Bernanke, memperingatkan bahwa ekonomi telah meningkat tetapi masih tetap rentan terhadap guncangan dan gejolak zona euro.
Di perdagangan Asia pada Jumat, Tokyo merosot 0,51 persen, Sydney turun 0,39 persen sementara Hong Kong datar dan Shanghai bertambah 0,77 persen.
(A026) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com