ADB tingkatkan transparansi bantuan dengan AidFlows
Minggu, 5 Februari 2012 02:29 WIB | 1927 Views
Ilustrasi Bank Pembangunan Asia (en.wikipedia.org)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Bank Pembangunan Asia (ADB) berupaya meningkatkan transparansi tentang gambaran pemberian dan penerimaan bantuan dengan bergabung dalam AidFlows, bermitra dengan Bank Dunia dan OECD (Organisasi Pembangunan dan Kerja Sama).
"Tambahan dari data ADB menyediakan pandangan yang lebih luas tentang gambaran bantuan," kata Direktur Strategi dan Departemen Kebijakan ADB, Hong Wei, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut Hong Wei, sumber data baru dari ADB dinilai juga akan menyediakan transparansi yang lebih besar serta membuat informasi menjadi lebih mudah tersedia bagi pihak pembuat dan penentu kebijakan.
AidFlows adalah salah satu dari sejenis laman yang menyediakan pandangan agregat tentang data bantuan pembangunan resmi, termasuk pendanaan dari donor, dari negara-negara OECD dan dari sejumlah bank pembangunan multilateral seperti ADB.
Dalam laman AidFlows juga dapat terbagi atas berbagai jumlah, sektor, dan tipe pembiayaan, baik bagi perspektif pihak pemberi donor maupun penerima donor.
Laman itu juga berbentuk format yang padat dan ramah bagi penggunanya ("user-friendly") dengan memberikan penggambaran visual dari volume dan struktur pendanaan bantuan dengan menggunakan tabel, grafik, dan peta untuk menunjukkan berapa yang telah diberikan dan berapa yang telah diterima.
Tujuan dari pembuatan hal tersebut adalah untuk meningkatkan transparansi dengan menyediakan bagi publik dengan perangkat informasi yang mudah diakses seperti jumlah bantuan global yang diterima suatu negara atau sektor tertentu.
Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui siapa kontributor utama pada tahap institusional atau kelembagaan dan laman itu juga mengizinkan pengguna membandingkan aliran bantuan antarnegara.
"Kami merasa puas dengan menjadi bagian dari AidFlows dan upaya untuk memperluas data yang terbuka (`open data`)," katanya.
(Tz.M040/a011 )
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com