Sleman (ANTARA News) - Seluruh wilayah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, rawan dilanda angin kencang, kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sleman, Makwan.

"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada," katanya di Sleman, Sabtu.

Ia mengatakan angin kencang berpotensi terjadi di seluruh wilayah di kabupaten ini. "Maka, kesiapsiagaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadi bencana alam tersebut harus ditingkatkan, karena angin kencang bisa datang sewaktu-waktu," katanya.

Menurut dia, meski semua wilayah berpotensi dilanda angin kencang, namun tidak bisa diprediksikan lokasinya. "Prediksi akan terjadi angin kencang hanya 10 menit sebelum kejadian, namun lokasinya tidak bisa diprediksikan," katanya.

Ia mengatakan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta, sifatnya hanya global, dan tidak bisa diprediksikan lokasi tertentu mana yang akan dilalui angin kencang.

"Angin kencang sifatnya mendadak, jadi tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Secara global Sleman berpotensi, dan tanda-tandanya hanya bisa dilihat sepuluh menit sebelum kejadian," katanya.

Makwan mengatakan tanda-tanda akan terjadi angin kencang di antaranya ketika pagi hari matahari sangat terik, kemudian tiba-tiba mendung pekat, dan terpantau cuaca dingin.

"Kedua tanda ini mengindikasikan akan terjadi angin kencang dengan pusaran yang besar," katanya.

Ia mengatakan langkah yang menjadi imbauan BPBD Sleman adalah mewaspadai pohon besar yang mulai lapuk, dan banyak ranting berada di dekat rumah, serta pohon yang berada di pinggir kolam atau sungai juga berpotensi roboh.

"Disarankan pohon bisa ditebang sejak dini sebelum roboh, dan apabila pohon tersebut milik orang lain, diminta untuk dimusyawarahkan," katanya.

(U.V001/M008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar