Presiden minta pers mulai diskusikan Pemilu 2014
Senin, 6 Februari 2012 13:51 WIB | 1205 Views
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (FOTO ANTARA)
Presiden meminta pada pers agar mulai memperhatikan peristiwa yang akan berlangsung pada 2014"
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pers mulai membuka wacana publik mengenai penyelenggaraan Pemilu 2014 agar sejak dini masyarakat memahami peta politik, latar belakang partai politik dan juga calon pemimpin yang bertarung nanti.
Kepada wartawan Senin siang tadi, Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan Presiden Yudhoyono menilai Pemilu 2014 turut menentukan langkah bangsa berikutnya karena menyangkut pergantian pimpinan nasional dan juga pemilihan anggota legislatif.
"Presiden meminta pada pers agar mulai memperhatikan peristiwa yang akan berlangsung pada (Pemilu) 2014. Beliau menganjurkan agar pers mulai mendiskusikan hal tersebut sekaligus memberikan ruang pada mereka yang potensial untuk memimpin Indonesia nantinya," kata Bagir Manan mengutip kata-kata Presiden.
Menurutnya, Presiden mengapresiasi peran pers dalam memajukan kehidupan bangsa. Kepala negara juga berkomitmen menjaga kemerdekaan pers di Tanah Air.
"Presiden menyampaikan pesan pada pers, komitmen kemerdekaan pers itu merupakan salah satu hal yang tidak perlu dipersoalkan," katanya.
Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan Presiden menilai 2014 adalah waktu yang penting sekali karena akan berlangsung regenerasi kepemimpinan sehingga masyarakat perlu mengetahui sosok calon pemimpinnya, latar belakangnya termasuk partai-partai yang akan mengikuti pemilu 2014.
"Itu penting untuk disosialisasikan, kandidat yang tampil, juga partainya, background kandidatnya perlu pembelajaran, penjelasan itu perlu. Pers diminta mulai mensosialisaikan," katanya.(*)
P008*D013/A011 Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com