Penumpang Lion masih yakin meski khawatir
Senin, 6 Februari 2012 16:44 WIB | 1526 Views
Sebagian penumpang maskapai Lion Air percaya maskapai ini masih menjadi andalan mereka, kendati penangkapan dua pilotnya akibat mengonsumsi narkoba membuat mereka khawatir (ANTARA/Imam Santoso)
Setiap penumpang pasti punya rasa khawatir, tapi kita kembalikan kepada Allah"
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah penumpang menegaskan akan tetap menggunakan maskapai Lion Air meski berita tentang seorang pilot maskapai ini kedapatan mengonsumsi narkoba membuat mereka khawatir.
"Penggunaan narkoba itu tidak bisa ditolelir karena bisa berbahaya. Pilot kan membawa banyak penumpang," kata Iwan Sunaryo, penumpang Lion Air tujuan Banjarmasin kepada ANTARA News di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (6/2).
Iwan mengakui kejadian beruntun tertangkapnya pilot maskapai Lion di Makassar dan Surabaya memang bakal mempengaruhi kepercayaan pelanggan kepada maskapai itu.
Tapi dia menyatakan masih percaya terbang bersama maskapai tersebut.
"Sampai sekarang masih yakin karena tidak semua pilot seperti itu," kata Iwan yang mengaku sering terbang bersama Lion.
Pendapat senada disampaikan Hakim Al-khon, penumpang tujuan Surabaya. "Setiap penumpang pasti punya rasa khawatir, tapi kita kembalikan kepada Allah," kata Hakim yang akan kembali setelah berdakwah.
Namun Hakim meminta para pilot Lion untuk memberi informasi kepada manajemen maskapai apabila mendapati rekan-rekan mereka menggunakan narkoba selagi akan bertugas.
"Karena itu membahayakan nyawa para penumpang dan kru pesawat," kata Hakim.
Sementara, Albert, penumpang Lion tujuan Yogyakarta, menyampaikan kekhawatirannya setelah memilih maskapai Lion.
"Kebetulan karena ini dadakan, kami pakai Lion," kata Albert yang akan bepergian bersama keluarganya.
Namun, Albert masih percaya bahwa manajemen Lion akan mengambil tindakan tegas terhadap para pilot yang melanggar aturan.
Pendapat lain dikatakan Bertha yang mengantar saudaranya naik Lion menuju ke Manado.
"Saya sudah jarang naik pesawat setelah mendengar berita-berita tentang pesawat jatuh," kata Bertha yang mengaku kaget dengan pemberitaan tentang pilot pemakai sabu-sabu.
Menyangkut awaknya yang tersangkut kasus narkoba, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, mengatakan bahwa mereka akan bertindak hati-hati dengan berpegang pada prinsip praduga tak bersalah terhadap pilotnya yang menggunakan sabu-sabu di Surabaya.
"Jika dalam lima hari berturut-turut tidak masuk kantor, kita baru akan melakukan pemecatan," kata Edward.
I026 Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com