Lebak (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Serang, Banten, memprakirakan tinggi gelombang selatan Kabupaten Lebak selama dua hari ke depan mencapai 1,8 meter dengan kecepatan angin 24 kilometer per jam.

Koordinator Unit Analis Cuaca BMKG Serang, Riyadi, Senin malam, menyebutkan, diprakirakan ketinggian gelombang laut di selatan Kabupaten Lebak meliputi pesisir Pantai Binuangeun, Panggarangan, Bagedur, Cihara, Sukahujan, Bayah, Tanjungpanto, Pulumanuk dan Sawarna berkisar 0,6 meter sampai 1,8 meter.

Gelombang bergerak dari barat dengan jarak pandang empat sampai delapan kilometer.

Tiupan angin berkecepatan 24 kilometer dan bergerak dari barat dengan kisaran tiga sampai 12 knot.

Cuaca berawan berpeluang hujan terjadi pada malam hari.

Suhu udara pada siang hari minimal 25 derajat sampai 31 derajat Celcius dengan kelembaban antara 65 persen sampai 97 persen.

Selama ini, kata dia, cuaca perairan selatan Kabupaten Lebak relatif normal dan aman bagi pelayaran kapal tongkang maupun nelayan.

"Saya kira gelombang selatan Lebak tidak membahayakan bagi nelayan maupun pelayaran, karena tinggi ombak 1,8 meter dan angin 12 knot," katanya.

Riyadi mengatakan, pihaknya juga menyampaikan informasi cuaca normal di selatan Lebak ke sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kesyabandaran, Polairud Polda Banten, pemerintah daerah dan Pelabuhan Merak.

"Penyampaian informasi cuaca ini untuk mengetahui kondisi periaran selatan Lebak," katanya.

Sementara itu, sejumlah nelayan tempat pelelangan ikan (TPI) Bayah Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak mengaku selama tiga hari terakhir nelayan melaut karena cuaca di perairan selatan Lebak membaik dan normal.

"Kami sudah tiga hari menangkap ikan dan pulang bawa uang Rp50 ribu bersih setelah dipotong beli bahan bakar minyak dan setor ke juragan perahu," kata Ode (45) seorang nelayan Bayah Kabupaten Lebak.(U.KR-MSR/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar