New York (ANTARA News) - Pasar saham Wall Street ditutup pada posisi merah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pedagang mengambil keuntungan setelah kenaikan pekan lalu dan melihat dengan hati-hati pada kurangnya kesepakatan antara Yunani dan para pemegang obligasinya.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 17,10 poin (0,13 persen) menjadi 12.845,13, lapor AFP.

Indikator pasar lebih luas S&P 500 turun 0,04 persen atau 0,57 poin menjadi 1.344,33 setelah naik pada awal perdagangan.

Indeks komposit Nasdaq mencapai 2.901,99, turun 3,67 poin (0,13 persen).

"Akhir pekan lain telah datang dan pergi dan Yunani masih belum sepakat untuk kesepakatan bailout dengan krediturnya," kata analis Briefing.com.

Kerugian moderat, kata mereka, "mencerminkan ekspektasi gamblang bahwa pasar ekuitas melakukan beberapa pengambilan keuntungan, terlepas dari apa yang sedang terjadi di Yunani."

Saham Boeing merosot setelah pembuat pesawat itu mengatakan telah menemukan kesalahan manufaktur yang membutuhkan perbaikan di bagian badan pesawat dari beberapa 787 Dreamliner.

Sahamnya turun sekitar 1,2 persen.

Pfizer dan Travelers juga mendorong Dow lebih rendah.

Di antara pencetak keuntungan (gainers), saham Starbucks naik 0,3 persen. Jaringan kedai kopi itu mengumumkan telah mendirikan perusahaan patungan dengan perusahaan China untuk membeli dan memeroses biji kopi di provinsi Yunnan, barat daya China.

Harga obligasi naik.

Imbal hasil pada Treasury 10-tahun turun menjadi 1,90 persen dari 1,95 persen pada Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 3,09 persen dari 3,15 persen.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar