Perbanas minta OJK dipimpin kalangan perbankan
Selasa, 7 Februari 2012 14:27 WIB | 1245 Views
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Perbanas, Sigit Pramono, mengharapkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipimpin kalangan perbankan, mengingat sektor perbankan mendominasi bidang pengawasan yang menjadi otoritas OJK.
"80 persen aset terbesar di perbankan, begitu juga mengenai jumlah tenaga kerja dan nasabah terbesar di perbankan dibanding lembaga keuangan lain," kata Komisaris Independen BCA itu di Jakarta, Selasa.
Dikatakan dia, dengan besarnya tugas untuk pengawasan perbankan, sebaiknya lima sampai 10 tahun ke depan OJK dipimpin dan banyak diisi kalangan yang berpengalaman di perbankan baik praktisi di bank sentral atau di bank umum.
"Ketua dan kepala eksekutif pengawas perbankan di OJK harus dari perbankan atau ahli di bidang perbankan. Harus yang senior, memiliki kemampuan dan pengalaman membangun dan mengembangkan organisasi baru seperti OJK ini," katanya.
Untuk itu, dia mengharapkan panitia seleksi OJK harus memiliki visi jangka panjang melihat pentingnya OJK ini bagi perkembangan sektor keuangan di Indonesia serta besarnya tantangan yang dihadapi lembaga ini.
"Saat OJK dimulai 2014, krisis keuangan Eropa diperkirakan baru memasuki ujungnya, belum lagi dampak politik akibat Pemilu di tahun 2014. Jadi OJK dimulai di masa yang krisis, dan ini perlu orang yang siap menjamin masa transisi berjalan dengan lancar," katanya.
Sebagai lembaga di bidang perbankan, Perbanas, lanjut dia, sangat berkepentingan untuk memperhatikan proses pemilihan anggota Dewan Komisaris OJK ini, agar OJK yang memiliki tugas sangat berat bisa berjalan dengan baik.
"Pimpinan OJK ini pekerjaan berat, orangnya harus mendapat dukungan penuh dari pengampu kepentingan. Perlu dukungan agar berjalan mulus," katanya.
Menurut Sigit, meski sejumlah bankir dikabarkan sudah dan akan mendaftarkan diri menjadi Dewan Komisaris OJK, tetapi belum ada bankir yang meminta rekomendasi Perbanas.
"Sebagai bankir, saya miris dan khawatir dengan tanggungjawab berat sebagai pimpinan OJK nantinya. Tetapi praktisi dan profesional bankir bisa mencobanya," katanya.
Sejumlah praktisi perbankan dan lembaga keuangan, dikabarkan akan mendaftar untuk mengikuti seleksi pimpinan OJK seperti Direktur BRI Sarwono Sudarto, Komisaris BRI Aviliani, pengamat ekonomi Ichsannudin Noorsy, Wakil Dirut Bank Permata Herwidayatmo, mantan Ketua BPPN Putu Ary Suta, dan mantan Sekjen Kemenkeu Mulya Nasution.
Pansel Dewan Komisaris OJK yang dipimpin Menkeu Agus Martowardojo mulai membuka pendaftaran sejak 30 Januari lalu sampai 14 Februari mendatang. (ANT)
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com