Jimly Asshiddiqie. (FOTO.ANTARA)

Saya berpendapat agar segera dilakukan reformasi hukum secara menyeluruh. Mulai dari struktur, aparat maupun budaya masyarakat agar patuh terhadap hukum,"
Berita Terkait
Surabaya (ANTARA News) - Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie menilai bahwa hukum di Indonesia perlu dievaluasi dengan alasan kurang memihak kepada keadilan.

"Isi hukum di negara kita ini hanyalah berisi peraturan-peraturan yang ditulis di seonggok kertas terketik rapi. Namun sayang di dalamnya belum berisi nilai keadilan, khususnya yang memihak terhadap rakyat kecil," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Ia mencontohkan kasus yang sempat menjadi isu hukum nasional, yakni pencurian sandal jepit oleh pelajar kelas satu SMK berinisial AAL di Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dalam kasus tersebut sebenarnya aparat penegak hukum mulai dari polisi hingga kejaksaan tidak perlu terlalu berlebihan dalam menanganinya. Bahkan ia menilai kasusnya terlalu dibesar-besarkan oleh aparat.

"Saya berpendapat agar segera dilakukan reformasi hukum secara menyeluruh. Mulai dari struktur, aparat maupun budaya masyarakat agar patuh terhadap hukum," papar mantan Dewan Pertimbangan Presiden tersebut.
(KR-DYT)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar