Universitas di Mesir buka pusat studi Indonesia
Selasa, 7 Februari 2012 18:10 WIB | 1153 Views
Seperti Indonesia, rakyat Mesir juga menghendaki pembaruan bagi negaranya melalui gerakan revolusi, dan kini dalam masa transisi menuju negara yang demokratis,"
Berita Terkait
Kairo (ANTARA News) - Universitas Terusan Suez (Suez Canal University/SCU), Mesir, membuka Pusat Studi Indonesia (PSI).
"Rektor SCU, Prof. Dr. Mohammed Ahmed Mohammedein dan Duta Besar RI untuk Mesir Nurfaizi Suandi meresmikan pembukaan PSI pada tanggal 5 Feberuari 2012," kata Atase Pendidikan KBRI Kairo, Prof. Dr. Sangidu kepada ANTARA Kairo, Selasa.
Dalam sambutannya, Rektor SCU mengatakan bahwa perwujudan PSI memiliki arti penting bagi universitas ini untuk lebih mendalami Indonesia dari semua aspek, mencakup ideologi, politik, sosia dan budaya, ekonomi dan pertahanan keamanannya.
Profesor Mohamedein menilai pengalaman Indonesia melakukan reformasi di berbagai bidang pada tahun 1998 sangat berharga bagi Mesir yang kini dalam masa transisi pascatumbangnya rezim pimpinan Presiden Hosni Mubarak.
"Seperti Indonesia, rakyat Mesir juga menghendaki pembaruan bagi negaranya melalui gerakan revolusi, dan kini dalam masa transisi menuju negara yang demokratis," ujarnya
PSI adalah langkah awal dari rencana kerja sama bidang akademik lebih luas, mencakup progran short course dan beasiswa untuk mahasiswa S-2 dan S-3, program double degree, pelatihan bahasa Arab untuk dosen Indonesia, penelitian bersama, tukar-menukar informasi, dan program dharma siswa.
"Ke depan akan dibuka jurusan Bahasa Indonesia," kata Prof. Sangidu.
SCU adalah universitas negeri, berpusat di Kota Ismailiyah, 140 km timur Kairo, yang juga merupakan Kota Kembar (Sister City) dengan Yogyakarta, Indonesia.
Mengingat Terusan Suez terbentang di tiga provinsi, yaitu Ismailyah-Suez-Port Said, maka 28 fakultas di universitas itu terbagi-bagi di antara ketiganya.
(M043)Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com