Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk terus mengembangkan teknologi pangan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Solusi cerdas meningkatkan produksi pangan dan produktivitas, tentu kita tidak boleh terus membuka lahan karena berkaitan dengan iklim, maka gunakan teknologi," kata Yudhoyono saat membuka Seminar dan Pameran Pangan Nasional dengan tema "Jakarta Food Security Summit: Feed Indonesia Feed The World 2012" di Balai Sidang, Jakarta, Selasa.

Menurut Yudhoyono, inovasi sumber pangan berbasis teknologi akan membuahkan hasil yang lebih optimal.

Presiden optimistis Indonesia akan mencapai kemandirian pangan jika teknologi pangan bisa dikembangkan dalam rentang waktu 5-10 tahun.

Yudhoyono secara khusus membicarakan tentang kecukupan gizi. Menurut dia, kecukupan pangan dan gizi adalah salah satu prioritas kerja pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga terus berusaha menyediakan bahan makanan yang terjangkau oleh masyarakat.

"Untuk tanah air, mari pastikan komoditas pangan tersedia, tapi harganya tetap terjangkau," katanya.

Yudhoyono menegaskan, pemerintah, rakyat, dan dunia usaha harus terus bekerjasama dan mewaspadai situasi global.

Menurut dia, jumlah manusia di bumi sudah mencapai tujuh miliar. Hal itu berarti kebutuhan bahan pangan akan terus meningkat.

Selain itu, katanya, semua pihak juga perlu mewaspadai bencana alam di berbagai negara yang berpotensi menghancurkan tanaman pangan.
(T.F008/M026)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar