Jakarta (ANTARA News) - Sumitomo Corporation berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia lebih dari delapan miliar dolar AS pada sejumlah proyek energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan hal itu dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Selasa sore, usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan CEO Sumitomo Corporation Susumu Kato.

"Penambahan investasi itu merupakan wujud iklim usaha yang makin baik," katanya.

Menurut menteri, sebagian besar mereka berinvestasi di bidang energi antara lain Geo Thermal di Jawa Tengah senilai 2,5 miliar dolar AS, Geo Thermal di Rajabasa senilai 650 juta dolar AS, FSRU gas atau penampungan gas senilai 4 miliar dolar AS dan Jawa Sumatera Power Connection senilai 1 miliar dolar AS serta pembangkit tenaga listrik di Indramayu senilai 1,25 miliar dolar AS.

Ia mengatakan tidak ada insentif khusus dari pemerintah namun dengan adanya iklim usaha yang baik maka para investor asal Jepang tersebut tertarik untuk menambah investasi mereka.

Sementara itu CEO Sumitomo Susumu Kato dalam keterangan pers mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai investasi dalam sejumlah proyek energi di Indonesia.

"Beberapa hari lalu kita baru saja menghadiri peresmian pembangkit listrik Tanjung Jati B. Sumitomo berkomitmen untuk terus berkembang bersama dengan Indonesia sesuai dengan motto kami," katanya.

Menteri ESDM mengatakan pembangunan PLTU Tanjung Jati B Ekspansi Unit 4 penyelesaiannya lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

"Proyek yang di Jepara itu mestinya selesai April, tapi pada Januari sudah selesai, 3 bulan lebih cepat itu karena teknisi Indonesia bekerja bisa cepat, artinya kita punya modal untuk itu," tegas Jero Wacik.

PLTU Tanjung Jati B telah mengoperasikan dua mesin pembangkit, yakni unit 1 dan 2 yang telah beroperasi secara komersial sejak 2006.

Dengan diresmikannya pengoperasian pembangkit unit 4 serta unit 3 yang lebih dahulu diresmikan pada 28 Desember 2011 oleh Presiden RI, maka total kapasitas terpasang PLTU Tanjung Jati B dari empat unit mesin pembangkit mencapai 2.640 MW.
(T.P008/A023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar