Kebakaran Lautze habiskan bangunan semi permanen
Selasa, 7 Februari 2012 20:08 WIB | 2548 Views
Kebakaran Lautze Warga berusaha memadamkan kebakaran di pemukiman mereka di Jalan Lautze, kawasan Kartini, Jakarta Pusat, Selasa (7/2). Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api, namun petugas kesulitan karena angin kencang dan lokasi kebakaran yang sulit dijangkau. (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
... takut anginnya saja mas, kenceng banget...
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Hingga beberapa jam setelah api melahap habis delapan rukun tetangga di Jalan Lautze, Kelurahan Kartini, Jakarta Pusat, Selasa, kebakaran masih terjadi walau telah mengecil. Banyak sekali bangunan semi permanen yang jadi abu.
Kebakaran yang diperhebat karena tiupan angin itu menghabisi seluruh bangunan semi permanen di RW07 dan RW08 di kelurahan itu.
Darwanto, seorang pramu niaga Alfa Midi di sana, menyatakan
terkejut ketika banyak orang berhamburan lari ke depan sambil membawa
barang-barang elektronik. "Kemudian, banyak orang berteriak kebakaran-kebakaran. Makanya, saya langsung berteriak kebakaran ke orang seisi toko kami," katanya.
"Langsung, kami suruh orang-orang ke luar dan tutup toko," katanya.
"Saya
takut anginnya saja mas, kenceng banget," katanya yang lokasi Alfamart
tepat berada di depan area yang terbakar. Alfamart Lautze tidak ikut
terbakar karena toko itu menggunakan bahan material beton sedangkan
rumah yang terbakar menggunakan bahan material kayu atau semi permanen.
Namun, menurut petugas PLN di lapangan mengatakan listrik RW. 6 dan 7 sudah dipadamkan setelah sebelumnya gardu listrik di sana meledak.
Sunar,
seorang warga yang memakai kaos warna hijau yang basah kuyup sambil
mengenakan helm, mengatakan, "Susah mas, apinya susah dipadamkan di dalam.
Kami butuh tambahan orang untuk memadamkan."
Kepala Operasi Dinas Pemadam Kebakaran, Bejo, mengatakan, "Jika api tidak padam, kami akan menambahkan bantuan personil." (adm)
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com