43 tewas akibat gempa kuat di Filipina
Selasa, 7 Februari 2012 20:33 WIB | 842 Views
Warga mengumpulkan harta bendanya yang tersisa setelah rumah mereka ambruk akibat guncangan gempa di Negros Oriental, Filipina tengah, Senin (6/2). (REUTERS/Bongbong Woo Tadifa)
Berita Terkait
Manila (ANTARA News/Xinhua-0ANA) - Setidaknya 43 orang, termasuk dua anak, tewas akibat gempa berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang provinsi Filipina tengah, Negros Oriental, tak lama sebelum tengah hari Senin.
Di antara para korban, 29 orang meninggal akibat longsor yang dipicu oleh gempa di desa Planas.
Sepuluh lainnya tewas di bagian lain Kota Guihulngan. Dua orang lainnya tewas di kota Tayasan, sementara Bindoy dan Jimamalud masing-masing mencatat satu kematian, kata Francisco Zosimo Patrimonio, komandan Brigade 302 Angkatan Darat.
Gubernur Negros Oriental, Roel Degamo, mengatakan gempa telah merusak delapan jembatan, tiga di antaranya tidak lagi bisa dilewati.
Degamo mengatakan, tentara dan polisi sekarang melakukan penyelamatan dan operasi bantuan.
Gubernur juga menghentikan semua kelas sekolah dan pekerjaan di kantor-kantor pemerintah selama sehari itu.
Istana presiden telah menyarankan warga Negros Oriental agar "tetap tenang dan waspada" dan untuk bekerja sama dengan para pejabat lokal mereka.
Juru bicara kepresidenan Edwin Lacierda mengatakan, pemerintah belum memerintahkan evakuasi paksa tetapi meminta warga di Negros untuk "tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan keamanan yang diperlukan."
Menteri Transportasi Manuel Roxas II telah memerintahkan Kepala Pasukan Penjaga Pantai Edmund Tan untuk mencegah nelayan pergi ke laut selama saat waspada.
Kepala Kepolisian Nasional Nicanor Bartolome menginstruksikan para pejabat kepolisian lokal "untuk menjaga penduduk jauh dari garis pantai, dan agar memastikan pemeliharaan perdamaian dan ketertiban" selama periode tersebut.
Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan juga bersiaga untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada mereka yang terkena dampak gempa.
Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) telah menempatkan kekuatan gempa pada 6,9 skala Richter. Sementara itu Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menempatkan kekuatan gempa pada 6.7 SR.
Beberapa gempa susulan dengan terkuat tercatat 6,2 SR terjadi setelah gempa kuat tersebut, yang terasa di Provinsi Negros Occidental, Aklan, Iloilo, Antik, Leyte, Masbate, Eastern Samar, Cebu, Bohol, Albay, Sorsogon, Agusan del Norte, Camiguin , Cagayan de Oro dan Zamboanga del Norte.
Dalam laporan terbaru, Dewan Penanggulangan Risiko Bencana Nasional dan Manajemen (NDRRMC) mengatakan, dua anak usia sekolah, masing-masing sembilan dan 11 tahun, tewas ketika dinding beton ambruk dan menimpa mereka selama gempa. Keduanya warga Tayasan, Negros Oriental.
(Uu.H-AK/M016)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com