IHSG ditutup melemah 19,34 poin
Selasa, 7 Februari 2012 21:52 WIB | 1285 Views
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung BEI, Jakarta. (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa ditutup melemah 19,34 poin dipicu oleh aksi pelaku pasar yang tengah menunggu penyelesaian hutang Yunani.
IHSG BEI ditutup turun 19,34 poin atau 0,49 persen ke posisi 3.955,45. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 3,60 poin atau 0,5 persen ke posisi 690,23 poin.
"IHSG kembali ditutup melemah ditengah aksi `wait and see` pelaku pasar akan penyelesaian krisis hutang Yunani," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, pada awal perdagangan sesi pertama hari ini (7/2) indeks BEI sempat bergerak naik sebelum akhirnya tertekan hingga penutupan.
"Sentimen negatif dari wacana dan moneter internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan China yang juga membayangi pergerakan bursa regional," kata dia.
Ia memproyeksikan, pada perdagangan saham besok, Rabu (8/2) diperkirakan tekanan indeks akan berkurang dengan kisaran "support-resistance" di level 3.934-3.977 poin.
Sementara, transaksi perdagangan saham BEI tercatat dengan volume mencapai 4,060 miliar lembar saham senilai Rp4,785 triliun. Sebanyak 97 saham menguat, saham yang melemah 113, dan 106 saham tidak bergerak harganya.
Saham yang mengalami kenaikkan, Petrosea (PTRO) naik Rp900 ke Rp37.000, Mayora Indah (MYOR) naik Rp350 ke Rp15.100, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp350 ke Rp19.950.
Saham yang mengalami pelemahan, Astra Internasional (ASII) turun Rp1.350 ke Rp75.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp1.200 ke Rp56.750, Surya Citra Media (SCMA) turun Rp550 ke Rp8.450.
Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 10,75 poin (0,05 persen) ke level 20.699,19, indeks Nikkei-225 turun 11,68 poin (0,13 persen) ke level 8.917,52 dan Straits Times menguat 17,68 poin (0,60 persen) ke level 2.957,78.
(T.KR-ZMF/R010)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com