SAR cari Ratna Wilis di Sungai Indragiri hingga malam
Selasa, 7 Februari 2012 22:40 WIB | 1165 Views
Pekanbaru (ANTARA News) - Tim penyelamat (SAR) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) hingga Selasa (7/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB masih terus mencari Ratna Wilis (10) yang dikabarkan hilang sejak Minggu (5/2) akibat hanyut di Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
"Pencarian seorang korban ini juga dibantu oleh masyarakat dengan menggunakan empat perahu, dua perahu mesin dan dua perahu karet. Alhamdulillah arus mulai tenang," kata Camat Rengat Barat, Muhammad Idam kepada ANTARA di Pekanbaru.
Ratna Wilis, merupakan satu dari tiga korban hanyut di Sungai Indragiri yang sejauh ini belum kunjung ditemukan.
Sebelumnya pada Senin (6/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB, dua korban hanyut lainnya, yakni masing-masing Ari Syahputra (12) dan Hendri Gunawan (14) yang juga merupakan saudara kandung Ratna Wilis, anak dari pasangan suami isteri Uznul Nasution (45) dan Kamelia (41) warga Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, telah ditemukan dalam kondisi tak lagi bernyawa.
"Kedua korban hanyut meninggal dunia ini, begitu ditemukan, berjarak sekitar dua jam langsung dikebumikan di pemakaman dekat rumahnya," kata Idam.
Namun untuk seorang korban hanyut lagi, yang merupakan anak bungsu Uznul dan Kamelia sampai sekarang masih diupayakan dengan peralatan yang lebih lengkap.
"Tim Badan SAR Nasional juga telah turun untuk melakukan pencarian bersama warga dan Tagana Pemerintah Kabupaten Inhu," katanya.
Bahkan, kata Camat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Inhu juga ikut-ikutan mencari seorang korban hilang tersebut.
"Untuk Satpol PP, datang ke lokasi hilangnya korban sejak siang tadi. Mereka juga ikut mencari satu korban yang masih hilang," ujarnya.
Idam mengatakan, tim penyelamat dari berbagai instusi dan masyarakat ini rencananya akan terus mencari korban hingga ralut malam.
"Setelah pukul 23.00 WIB, jika korban tidak juga ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Masalah penerangan, sejauh ini memang menjadi kendala, namun pencarian tetap diusahakan hingga larut malam," kata Idam.
Informasi banyak warga dan pihak kepolisian menyebutkan, ketiga korban yang merupakan saudara kandung ini dikabarkan hilang sejak Minggu (5/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB se-usai pulang dari belajar mengaji di salah satu masjid yang berada di seberang sungai, berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.
Saat hendak pulang dengan menyeberangi sungai menggunakan sampan yang biasa mereka tumbangi, tiba-tiba sampan karam dan ketiganya tenggelam hingga akhirnya dua diantaranya ditemukan dalam kondisi tewas dan seorang lainnya masih dinyatakan hilang. (FZR)
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com