Jakarta (ANTARA News) - Kementerian BUMN memperoleh pagu anggaran tahun 2012 sebesar Rp142,68 miliar, atau naik 1,35 persen dibanding anggaran 2011 sebesar Rp140,79 miliar.

"Pagu anggaran Kementerian BUMN ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 215/KAK.02/2011," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, di Gedung MPR/DPR-RI, Selasa.

Menurut Dahlan, dari anggaran tersebut sebesar Rp78,25 miliar dialokasikan untuk program dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis, sedangkan Rp64,44 miliar untuk program pembinaan BUMN.

Pada kesempatan itu Dahlan juga membeberkan bahwa pada 2011 kementerian yang dipimpinnya hanya mampu menyerap anggaran sebesar 77,99 persen, atau sekitar Rp112,57 miliar dari total anggaran Rp144,34 miliar (termasuk reward Rp 3,5 miliar).

Semula anggaran sebesar Rp144,34 miliar tersebut disiapkan untuk program manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis Rp78,43 miliar, dan dana pembinaan BUMN sebesar Rp65,91 miliiar.

Namun diutarakan Dahlan, realisasi penyerapan anggaran terdiri dari dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis lainnya hanya Rp64,22 miliar. Kemudian terdapat pula anggaran pembinaan BUMN Rp 48,35 miliar.

Sementara itu Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin mengatakan, penyerapan yang masih relatif rendah saat ini mendorong kita untuk lebih memprioritaskan peningkatan penyerapan anggaran daripada peningkatan nilai pagu anggaran.

Yasin menambahkan meskipun penyerapan rendah tapi tetap berupaya agar anggaran dapat menghasilkan output yang optimal bagi peningkatan kinerja BUMN.

Sejumlah anggota dewan sempat mempertanyakan relatif rendahnya realisasi anggaran BUMN tersebut, apakah karena efisiensi atau karena memang benar-benar tidak terserap.

(T.R017/S006)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar