Luis Enrique sebut Roma memerlukan konsistensi
Rabu, 8 Februari 2012 00:49 WIB | 1846 Views
Ilustrasi Para Pemain AS Roma (FOTO ANTARA/REUTERS/Giorgio Benvenuti/djo/11)
Berita Terkait
Roma (ANTARA News) - AS Roma tidak dapat dipertimbangkan sebagai salah satu tim papan atas Italia, sampai mereka menemukan konsistensi, kata pelatih asal Spanyol, Luis Enrique.
Tim ibukota ini menghancurkan Inter Milan 4-0 pada akhir pekan, sehingga mereka pun dapat optimis berpikir mengenai kemampuan timnya untuk bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya, lapor AFP.
Namun Enrique mengatakan kalau anak asuhnya masih harus melalui jalan yang panjang, sebelum mereka dapat dipertimbangkan sebagai salah satu tim elit Italia.
"Untuk menjadi tim hebat, anda membutuhkan konsistensi yang belum kami miliki saat ini," ucapnya.
"Memang benar bahwa dalam pandangan saya, satu-satunya tim yang lebih superior dari kami adalah AC Milan, namun kami masih harus melewati perjalanan panjang, bagi mereka yang memimpikan memenangi gelar atau lolos ke Liga Champions."
"Yang penting adalah klasemen, dan kami belum konsisten sepanjang paruh pertama musim."
"Namun masih ada paruh kedua musim yang tersisa, dan apa yang saya lihat memberiku kepercayaan diri."
Roma harus memainkan 25 menit terakhir dari pertandingan mereka melawan Catania pada Rabu malam.
Pertandingan tersebut sebenarnya dimainkan pada pertengahan Januari, namun harus dihentikan karena lapangan digenangi air setelah laga berlangsung selama 65 menit, dengan skor pertandingan 1-1.
Menurut peraturan Liga Italia, pertandingan hanya perlu memainkan sisa waktu yang belum dimainkan, ketimbang mengulang pertandingan pada hari yang lain.
Jika Roma menang, mereka akan melompati Inter menuju peringkat kelima, dan Enrique cukup yakin bahwa Roma telah berada di jalur yang tepat.
"Jika kami meneruskan irama ini, saya yakin hasil (yang baik) akan mengikuti, namun sebelum mereka datang, kami tidak dapat berbicara," ujarnya.
"Kami memiliki identitas, saya tidak berbicara mengenai tujuan-tujuan, saya hanya berpikir mengenai kemenangan besok di Catania, dan kemudian setelah itu (pertandingan di ) Siena."
"Ini terlihat klise, namun saya tidak berpikir mengenai tahun depan, dan saya tidak menanyai diriku sendiri, apakah kami mampu memenangi liga atau lolos ke liga Champions."
"Saya tertarik dengan tiga poin yang ditawarkan besok, saya suka berpikir tentang hal itu."
"Di akhir musim, kita lihat saja apakah ini sukses, kekalahan, atau bencana." (RF/I015) Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com