Ilustrasi keberadaan pangkalan militer marinir di Jepang (FOTO ANTARA/REUTERS/Issei Kato/ox/11.)

Yang kami sedang pertimbangkan untuk dilakukan adalah memindahkan pasukan ke Guam dan instalasi pengganti Futenma.
Berita Terkait
Washington (ANTARA News/AFP) - Amerika Serikat siap memindahkan 4.700 marinir dari pulau Okinawa, Jepang, ke Guam kendatipun tanpa ada kemajuan menyangkut rencana untuk merelokasi satu pangkalan AS di Jepang, kata para pejabat, Selasa.

Keputusan itu diperkirakan akan diumumkan di Tokyo dan Washington dalam beberapa hari ke depan setelah perundingan-perundingan di Washington antara wakil-wakil senior dari masing-masing pemerintah, demikian kata dua pejabat AS kepada AFP, Senin waktu setempat.

Pada tahun 2006, AS dan Jepang sepakat untuk memindahkan sekitar 8.000 marinir dari Okinawa ke wilayah Guam milik AS dan relokasi Pangkalan Udara Korps Marinir Futenma di Okinawa.

Pemindahan pasukan AS itu selalu dikaitkan dengan relokasi pangkalan udara marinir itu, tetapi rencana tersebut macet karena Tokyo menghadapi penentangan kuat dari penduduk Okinawa menyangkut rencana itu.

Dalam satu perubahan kebijakan, Washington kini bersedia menarik lebih dari separuh pasukan itu ke Guam sementara menunggu kemajuan mengenai relokasi pangkalan itu, kata para pejabat.

"Yang kami sedang pertimbangkan untuk dilakukan adalah memindahkan pasukan ke Guam dan instalasi pengganti Futenma," kata seorang pejabat pertahanan.

Pemindahan pasukan ke Guam adalah pertama kali dilaporkan di media Jepang. Tetapi para pejabat pertahanan AS dsn para perwira militer tidak dapat mengonfirmasikan laporan-laporan di Jepang dengan mengatakan 3.300 Marinir yang masih tersisa di Jepang akan dikerahkan ke negara-negara Asia lainnya.

Seorang juru bicara Pentagon, Komandan Leslie Hullryde, menolak mengonfirmasikan apakah satu pengumuman mengenai pemindahan pasukan akan segera dibuat tetapi mengatakan AS dan Jepang "terus mengusahakan cara-cara yang lebih efisien dan efektif untuk mencapai tujuan-tujuan "Penataan kembali Peta Jalan."

Ia mengatakan pemerintah AS "tetap berikrar akan meningkatkan aliansi AS-Jepang dan memperkuat kemampuan-kemampuan operasional sementara mengurangi dampak dari pangkalan-pangkalan AS pada penduduk Okinawa."

Banyak penduduk Okinawa selama puluhan tahun marah karena memikul beban lebih dari separuh dari 50.000 tentara AS di Jepang ditampung di pulau itu, mereka pun menentang rencana yang akan merelokasi pangkalan AS ke bagian lain pulau itu.

Menurut media Jepang, rencana pemindahan marinir itu ke Guam mungkin merupakan kompromi sikap Tokyo karena para pejabat pemerintah Jepang menggunakan itu sebagai upaya untuk meyakinkan penduduk Okinawa agar menyetujui relokasi pangkalan.

(H-RN/A/C003)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar