Berita Terkait
Timika (ANTARA News) - Jenazah Briptu Ronald Sopamena (35), anggota Brimob Detasemen B Polda Papua yang gugur saat kontak tembak dengan kelompok bersenjata tak dikenal di Tanggul Timur hutan Kali Kopi, Timika, Selasa kemarin, siang ini diterbangkan ke Manado.

Jenazah akan diterbangkan menggunakan pesawat Batavia Air tujuan Manado, Sulawesi Utara untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Jenazah diberangkatkan lewat upacara militer yang dipimpin langsung Kapolda Papua, Irjen Pol Bigman Lumban Tobing di Markas Komando Brimob Detasemen B Polda Papua Jalan Agimuga, Mil 32, Distrik Kuala Kencana, Timika.

Peti jenazah Briptu Ronald kemudian dibawa ke Bandara Mozes Kilangin Timika menggunakan mobil ambulans diiringi rekan dan para kerabat korban.

Sejumlah rekan dan kerabat korban terlihat menangis saat isteri almarhum beserta tiga putra-putrinya yang masih kecil turun dari mobil di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Almarhum Briptu Ronald pernah bertugas di Mupuruka dan Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah awal 2000-an. Ia dikenal sangat dekat dengan masyarakat setempat. Bahkan beberapa putra asli Suku Kamoro dari Kampung Mupuruka disekolahkan oleh Briptu Ronald hingga menyelesaikan pendidikan strata satu.

"Almarhum sangat baik kepada masyarakat. Ada banyak anak-anak dari kampung yang ia sekolahkan. Almarhum membiayai pendidikan saya mulai dari SMK Tunas Bangsa Timika hingga kuliah di FKIP Universitas Sam Ratulangi Manado. Kami sangat merasa kehilangan," tutur Mozes Muipia, salah satu anak angkat Briptu Ronald yang saat ini menjadi guru SD Mupuruka.

Briptu Ronald tewas saat terjadi kontak tembak antara Tim Tindak Brimob Detasemen B Polda Papua yang dipimpin Kompol Yustanto dengan kelompok bersenjata tak dikenal di Tanggul Timur kawasan hutan Kali Kopi, Selasa.(*)

E015/Z003

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar