Jakarta (ANTARA News) - Pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, pergantian Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Demokrat Amir Syamsuddin tidak akan membuat partai itu goncang.

"Apalagi Pak Amir Syamsuddin menduduki jabatan Menterti Hukum dan HAM. Kalau Pak Amir tidak lagi menduduki jabatan di Dewan Kehormatan Partai Demokrat, maka dia bisa fokus menjalankan tugas sebagai menteri," kata Yunarto kepada ANTARA, Rabu.

Yunarno memperkirakan, pergantian jabatan Sekretaris Dewan Kehomatan Partai Demokrat dari Amir Syamsuddin kepada TB Silalahi, mungkin sebagai bagian dari polemik internal partai tapi bisa juga agar Amir lebih fokus menjalani tugas Menteri Hukum dan HAM.

Sebelumnya, Wakil Sekretrais Jenderal DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan menyatakan, Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin diganti TB Silalahi.

"Iya benar ada pegantian jabatan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat," kata Ramadhan Pohan, di Jakarta, Rabu.

Ramadhan menambahkan, Dewan Kehormatan DPR RI yang menandatangani pencopotan Angelina Sondakh, adalah Amir Syamsuddin, EE Mangindaan dan Jero Wacik.

Ramadan memastikan tidak ada unsur politis di balik pergantian Amir Syamsuddin. "Pergantian jabatan itu hanya tukar tempat saja. Pak Amir agar konsentrasi sebagai Menkumham," katanya.

Usulan pergantian formasi ini, menurut dia, sudah lama disampaikan, tapi baru sekarang terlaksana.  "Usulan tukar tempat ini pun datang dari Pak Amir sendiri," katanya.(*)

R024

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar