Nurhayati: Demokrat akan jadi pemenang Pemilu 2014
Rabu, 8 Februari 2012 19:36 WIB | 1879 Views
Nurhayati Ali Assegaf (nurhayatialiassegaf.multiply.com)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Keprihatinan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap menurunnya popularitas partai melalui beberapa hasil survei seharusnya dijawab oleh seluruh kader dengan bekerja keras dalam meningkatkan popularitas partai di masyarakat.
"Kader PD harus optimis. Insya Allah, ini adalah titik terendah yang dialami PD dan setelah ini kita akan melejit karena masyarakat mengetahui tindakan apa yang sudah dilakukan partai dan SBY. Insya Allah, tahun 2014 Partai Demokrat kembali menjadi pemenang Pemilu," kata Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pimpinan Pusat PD, Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, turunnya popularitas PD, bukan hanya tanggung jawab SBY selaku Ketua Dewan Pembian, Ketua Umun dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat semata,
"Tapi tanggung jawab semua lapisan keluarga besar Partai Demokrat. Bagaimana mengangkat dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Jangan berharap apalagi berdoa hasil survei itu menjadi lebih turun dari 10 persen. Mari sama-sama menaikan citra PD," kata anggota Komisi I DPR RI itu.
Nurhayati menambahkan, adanya badai yang melanda PD dan akan terus bergulir hingga 2014 harus disikapi dengan bekerja keras.
"Yang kita perlukan, kita pentingkan adalah soliditas kader, saling mendukung, saling bantu untuk kebaikan dan perkuat konstituen (khusus bagi anggota fraksi). Saya yakin dan Insya Allah, kita akan jadi pemenang," kata Nurhayati.
Keyakinan itu, PD tetap concern dalam pemberantasan korupsi, penegakan hukum. Itu bisa dilihat saat PD menyikapi kadernya berurusan dengan hukum yang kemudian menjadi tersangka dan otomatis dinonaktifkan sebagai pengurus.
"Itu sikap tegas SBY. Kalau kader belum jadi tersangka. PD tetap concern tentang pemberantasan korupsi dan masyarakat tahu tentang itu. Masyarakat yakin dengan apa yang dilakukan PD dan SBY dengan memberikan sanksi," kata dia.
Kepada parpol lain, kata Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen, diharap juga bisa menjaga, menghormati hak-hak PD.
"Kita lihat parpol lain yang terkena kasus hukum dan jadi tersangka, tidak ada sanksi pemecatan atau penonaktifan sebagaimana yang dilakukan oleh Demokrat," ujar Nurhayati.
"Maka saya yakin, Insya Allah, 2014, PD tetap jadi pemenang pemilu. Asal semua kader PD solid, tetap kerja untuk rakyat, menjaga konstituen, patuh pada ideolog partai yang bersih, cerdas, sopan dan santun, saling jaga. Ibarat rumah, kita tidak mau dalam rumah jadi hancur berantakan karena badai yang tidak hanya datang dari luar, tapi juga dari internal partai," tambah dia.
Oleh karena itu, dia berharap, semua ikuti petunjuk dan arahan SBY, agar tidak saling bicara dan bicara sesuai tupoksinya.
"Apa yang ada di intenal tak perlu dikatakan ke media. Jangan sampai memberikan tontonan yang tidak baik ke masyarakat dan itu dipertontonkan oleh kader PD. Itu menyedihkan karena SBY selalu tampil santun dan berwibawa," ujar Nurhayati.
Ia juga menilai, ada upaya dari partai lain untuk memanfaatkan badai yang melanda PD.
"Tentunya PD adalah partai besar dan dipercaya masyarakat. Tentu akan membuat cemburu sosial bagi partai lain. Badai ini seharusnya jadi perekat supaya makin solid dan itu membuat orang atau partai lain takut," kata Nurhayati.(Zul) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com