Wall Street berakhir naik tipis
Kamis, 9 Februari 2012 06:07 WIB | 1876 Views
Wall Street.(REUTERS)
Berita Terkait
New York (ANTARA News) - Wall Street bergerak sedikit lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB) karena investor bersikap hati-hati menunggu hasil negosiasi yang berlarut-larut untuk mencegah gagal bayar utang Yunani.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup hanya naik 5,75 poin (0,04 persen) pada 12.883,95, lapor AFP.
Indeks berbasis lebih luas S&P 500 naik 2,91 poin (0,22 persen) menjadi 1.349,96, sementara indeks komposit Nasdaq bertambah 11,78 poin (0,41 persen) menjadi 2.915,86.
Saham bergerak zig-zag di sekitar garis netral sepanjang hari di tengah kelangkaan berita utama. Laporan menunjukkan bahwa Yunani yang kekurangan uang membuat kemajuan dalam mencapai kesepakatan.
"Terhadap latar belakang optimistis secara hati-hati ini, pembeli masuk pasar sehingga saham mencatat kenaikan moderat pada penutupan," kata Andrea Kramer dari Schaeffer Investment Research.
Saham Bank of America mendorong Dow lebih tinggi, melonjak 3,6 persen dalam perdagangan yang berat. ExxonMobil adalah saham unggulan (blue-chip) pencetak kerugian terbesar, merosot 1,2 persen.
Time Warner berakhir datar. Raksasa media dan hiburan ini melaporkan laba kuartal keempat di atas ekspektasi dan optimistis tentang 2012.
Rivalnya, kelompok Disney naik 0,7 persen setelah mencatat hasil keuangan bervariasi untuk kuartal fiskal pertama karena penjualannya mengecewakan.
Yahoo! turun 0,3 persen setelah pada Selasa mengumumkan perombakan dewan untuk memberikan napas baru kehidupan di perusahaan perintis Internet tersebut.
Perusahaan telekomunikasi Sprint Nextel turun 1,6 persen setelah membukukan kerugian luas oleh penjualan iPhone.
Amazon mengumumkan kesepakatan lisensi dengan raksasa hiburan Viacom. Saham Amazon bertambah 0,7 persen, Viacom melompat 2,3 persen dan Netflix jatuh 3,0 persen.
Saham AS ditutup di wilayah positif pada Selasa karena investor mempertimbangkan laporan bahwa Yunani sudah mendekati kesepakatan untuk menghindari gagal bayar pada utangnya yang besar.
Harga obligasi bervariasi.
Imbal hasil pada Treasury 10-tahun naik menjadi 1,98 persen dari 1,97 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun tak berubah pada 3,14 persen.
Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026) Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com