Berita Terkait
Surabaya (ANTARA News) - Seorang polisi anggota Polsek KP3 Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (8/2) bunuh diri dengan pistolnya setelah ia menerima penggilan telefon via ponselnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko yang dikonfirmasi juga membenarkan peristiwa tragis yang sudah menjadi pembicaraan di situs jejaring sosial itu.

"Betul, dia bunuh diri setelah almarhum menerima telepon di hp-nya, lalu almarhum berpindah ke ruang belakang dan sesaat kemudian terdengar letusan senjata," katanya ketika dihubungi ANTARA di Surabaya, Kamis.

Menurut dia, tim Labfor Polri Cabang Surabaya sedang menyelidiki peristiwa itu dan Propam Polda Jatim juga telah dikirim ke lokasi kejadian malam itu juga, sementara polisi itu bunuh diri sekitar pukul 16.15 WIB.

"Kejadian itu berlangsung saat almarhum melaksanakan tugas jaga di pos jaga mako Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjungwangi bersama dua rekannya yakni Brigadir Arif Kurniawan dan Brigadir Sugiandono. Ketiga melaksanakan tugas jaga sambil nonton televisi," ujarnya.

Di ruang penjagaan itu, almarhum tiba-tiba menerima telepon via ponselnya, lalu dia berpindah ke ruang belakang dan sesaat kemudian terdengar suara letusan senjata, sehingga kedua anggota lainnya pun serentak lari ke ruang belakang.

"Keduanya mendapatkan Briptu Dody sudah meninggal dunia di ruang Intelkam dengan posisi duduk dan kepala bersandar di meja dengan pelipis kiri-kanan mengeluarkan darah," katanya setelah menerima laporan kejadian itu dari staf Humas Polda Jatim AKBP Suhartoyo.

Pada Kamis siang, jenazah Briptu Dody Setyawan diautopsi oleh tim Polda Jatim di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Dokter tim Laboratorium dan Forensik Polri Cabang Surabaya (Mapolda Jatim) dr Eka Wardani mengatakan hasil pemeriksaan terdapat luka di pelipis kanan tembus sampai dengan pelipis sebelah kiri itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia. "Tidak ada luka lagi selain itu," ucapnya singkat.

Setelah dilakukan autopsi oleh tim Labfor Polri Cabang Surabaya (Mapolda Jatim), jenazah Briptu Dody dibawa pulang ke rumah duka di Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu, orang tua almarhum di Blitar juga sudah menggelar "tahlil" (doa untuk orang yang sudah meninggal dunia). "Kami kirim doa untuk mendoakan almarhum agar arwahnya tenang di sisi-Nya," kata Suharyono, salah seorang kerabat almarhum.

(E011/C004)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar