Bapepam-LK cabut izin Panin Sekuritas sebagai MI
Kamis, 9 Februari 2012 16:44 WIB | 1340 Views
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mencabut izin usaha PT Panin Sekuritas Tbk sebagai manajer investasi (MI) terhitung mulai 1 Februari 2012.
Keterangan tertulis Bapepam-LK yang diterima di Jakarta, Kamis, menyebutkan, pencabutan izin usaha perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai MI itu menyusul pemisahan kegiatan usaha dan telah diselesaikannya proses pengalihan hak dan kewajiban terkait kegiatan MI kepada PT Panin Asset Management.
Bapepam-LK menimbang bahwa PT Panin Sekuritas Tbk telah memenuhi persyaratan dan kelengkapan dokumen terkait permohonan pengembalian izin usaha sebagai MI sehingga perlu mencabut izin usaha PT Panin Sekuritas Tbk sebagai MI.
Pencabutan izin usaha itu berdasar Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-30/BL/2012 tanggal 1 Februari 2012. Sebelumnya PT Panin Sekuritas Tbk beroperasi sebagai MI berdasar Keputusan Ketua Bapepam Nomor KEP-01/PM/MI/1997 tanggal 31 Januari 1997.
Dengan dicabutnya izin usaha itu maka PT Panin Sekuritas Tbk dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai MI serta diwajibkan untuk menyelesaikan segala kewajiban dengan pihak lain yang berkepentingan.
Bapepam-LK juga mencabut izin usaha PT Kuo Jateng Securities sebagai perusahaan efek sejak 30 Januari 2012 melalui Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor: KEP-23/BL/2012.
Pencabutan izin usaha itu terkait dengan pengembalian izin kegiatan operasional PT Kuo Jateng Securities sebagai perusahaan efek kepada Bapepam-LK.
Sebelumnya perusahaan itu beroperasi berdasar Keputusan Ketua Bapepam Nomor: KEP-01/PM/PPE/2003 tanggal 23 April 2003 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Efek sebagai Perantara Pedagang Efek kepada PT Kuo Jateng Securities.
Dengan dicabutnya izin usaha itu maka PT Kuo Jateng Securities dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek dan diwajibkan untuk menyelesaikan segala kewajibannya dengan pihak lain yang berkepentingan.
(A039/S004)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com