London (ANTARA News) - Boleh-boleh saja Wayne Rooney mendukung manajer Tottenham Hotspurs Harry Redknapp untuk melatih timnas Inggris setelah Fabio Capello lengser.

Nyatanya, selain Redknapp, kini ada lima kandidat pengganti Capello, yakni Jose Mourinho, Martin O'Neill, Stuart Pearce, Alan Pardew, Roy Hodgson, Guus Hiddink.

Capello mengundurkan diri sebagai manajer timnas Inggris pada Rabu malam menyusul pembicaraannya dengan Asosiasi Sepak bola Inggris (FA) soal pencopotan ban kapten timnas Inggris dari John Terry.

Capello merasa FA sudah "kebablasan" dengan tidak berkonsultasi dengan manajer asal Italia itu. Siapa yang bakal menggantikan posisi Capello, sebagaimana dikutip dari laman The Sun.

Jose Mourinho, sosok berjuluk The Special One ini tampil sebagai manajer kontroversial lantaran komentar-komentarnya yang kerapkali "nyeleneh". Ia mengoleksi sukses sebagai manajer yang mampu menyabet gelar di Portugal, Inggris, Italia dan Spanyol. Apakah ia mampu mengulangi sukses ketika menangani sebuah timnas?

Mourinho kerapkali melontarkan pernyataan yang mengundang reaksi publik. Banyak pihak beranggapan bahwa kini saatnya Mourinho kembali ke Inggris.

Martin O'Neill, banyak pihak yang berkeyakinan bahwa gayanya pas benar bila melatih timnas Inggris. Para pemain suka dengan gayanya melatih. Ia dipandang cukup mewakili "roh" Inggris di ajang sepak bola.

O'Neill memenangi sejumlah trofi ketika menggarap Wycombe, Leicester dan Celtic. Banyak pihak berpendapat bahwa ia seorang manajer yang mumpuni, meskipun tidak kelewat istimewa.

Stuart Pearce, ia mewakili ikon sepak bola khas Inggris. Ia menukangi timnas Inggris U-21 dan menyiapkan timnas Inggris menghadapi Olimpiade 2012 di London. Kiprahnya ini membuka peluang untuk melatih timnas Inggris di kemudian hari. Sayangnya, ia bukan tergolong manajer bertalenta.

Alan Pardew, debutnya mengesankan bersama dengan Newcastle. Ia tampil sebagai manajer terampil dan mampu menghadapi sorotan media Inggris yang terbilang "ganas".

Roy Hodgson, tampil sebagai sosok manajer asal Inggris yang berkualitas. Ia berpengalaman menangani tim di sejumlah negara yakni Switzerland, Uni Emirat Arab dan Finlandia. Publik tidak meragukan pengalamannya sebagai manajer di ajang internasional.

Sukses yang diraih Hodgson boleh dibilang semenjana saja. Kekurangannya satu saja, ia pribadi yang "membosankan".

Guus Hiddink, pengalamannya segudang menangani sejumlah timnas, sebut saja Belanda, Korea Selatan, Australia, Rusia dan Turki. Sayangnya, ia masih terikat kontrak di Turki.

Manajer berusia 65 tahun itu punya segudang pengalaman memoles penampilan sejumlah tim-tim besar di berbagai turnamen akbar.

Prestasi tertinggi Hiddink antara lain mengantar timnas Belanda melaju ke semi-final Piala Dunia 1998, memimpin timnas Korea Selatan meraih peringkat keempat Piala Dunia 2002.
(A024)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar