Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Pers Nasional 2011 di Jambi, Kamis, (9/2). Presiden SBY menegaskan dukungannya pada kebebasan pers yang disertai tanggung jawab sosial melalui produk pers yang berimbang, faktual dan membawa optimisme bagi bangsa dan negara. (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Berita Terkait
Jambi (ANTARA News) - Presiden Susilo Yudhoyono menyatakan, berita tidak berimbang akan membuat masyarakat tidak percaya atau skeptis dan berpikirin negatif pada pemerintah atau penyelenggara negara.

"Apa pun berita yang dibuat, baik itu selalu berita buruk, maupun berita baik, akan melahirkan ketidak percayaan masyarakat," kata Yudhoyono, dalam sambutannya pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2012 di Jambi, Kamis.

Ia mengatakan, berita berimbang dengan memberitakan sisi buruk bila memang itu terjadi dan berita kebaikan atau keberhasilan yang dicapai akan membuat masyarakat akan dapat berpikir positif pada pemerintah.

Pada kondisi saat ini masyarakat membutuhkan informasi yang utuh dan benar, untuk itu penyampaian informasi yang benar dan berimbang sangat membantu masyarakat mewujudkan harapannya tersebut.

Menurut dia, peran dan tanggung jawab pers sebagai alat kontrol negara sangat tinggi, untuk ikut membantu menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi.

Berbagai masalah yang dihadapi, akan dapat diatasi bila semua pihak dapat berkorabolasi dengan baik, termasuk pers yang menyajikan berita berimbang.

Sementara itu menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mengatakan, peran pers untuk tetap menjaga keutuhan negara dari perpecahan sangat dibutuhkan.

Pers berperan kuat untuk tetap menjaga keutuhan Indonesia dari perpecahan dan berbagai masalah yang dihadapi.

"Perjuangan pers untuk tetap menjaga kutuhan kesatuan dan persatuan NKRI dari kenakaragaman masyarakatnya yang majemuk harus terus ditingkatkan," kata Sembiring. (M037)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar