Taufiq Kiemas: pertahankan pemilu sesuai jadwal
Kamis, 9 Februari 2012 18:56 WIB | 2273 Views
Taufiq Kiemas (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menegaskan bahwa pemerintahan jangan sampai berhenti ditengah jalan dan harus berani tetap mempertahankan jadwal pemilu sesuai konstitusi UUD 1945.
"Idiologinya Forum Alumni Kelompok Cipayung ini adalah UUD 45. Dengan itu kita harus berani mempertahankan jadwal (pemilu) dan konsekuensinya," kata Kiemas saat menerima Forum Alumni Kelompok Cipayung di Jakarta Kamis.
Kiemas didampingi Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari menerima kunjungan Forum Alumni Kelompok Cipayung yang dipimpin Riad Oska Chalik. Ikut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum PP PA GMNI Soekarwo, Sekjen PB IKA PMII Effendi Choirie, dan sebagainya.
Lebih lanjut Ketua MPR menjelaskan bahwa UUD 45 dengan tegas menyatakan jalannya pemerintahan selama lima tahun. Karena itu, ia menambahkan, pemerintah harus berani untuk mematuhi jadwal sesuai konstitusi tersebut.
"Kita harus konsisten dengan jadwal pemilu. Taruhan lebih besar (jika tidak)," katanya.
Taufiq juga membantah jika dirinya dinilai melakukan konsolidasi dengan Forum Alumni Kelompok Cipayung.
Sementara itu pimpinan Forum Alumni Kelompok Cipayung Riad Oska Chalik mengatakan, saat ini ada kegalauan untuk menyelamatkan bangsa.
"Kita harus kokohkan pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yang kebetulan sekarang didengungkan MPR. Ini bukan forum alumni untuk gagah-gagahan tetapi pekerja idiologis," kata Riad.
Sementara Mobil Handalin membenarkan pernyataan Taufiq Kiemas bahwa tidak ada keinginan untuk melakukan konsolidasi dengan MPR.
"Tapi saya kira kita perlu belajar agar tidak setiap pemerintahan berakhir di tengah jalan. Kita harus bersabar untuk," katanya.
Hal senada juga diungkapkan Sekjen KAHMI Noormansyah Tandjung yang menyatakan bahwa gerakan mereka bukan untuk tujuan politik praktis tapi lebih sebagai gerakan kebangsaan.
"Kita ingin mengawal menuju yang dicita-citakan. Bahwa soal suksesi itu urusan politik praktis," katanya.
(J004/D011)Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com