Polisi tahan pelajar SMK beli pil Dextro
Kamis, 9 Februari 2012 20:05 WIB | 1618 Views
Tasikmalaya, Jawa Barat (ANTARA News) - Satuan Narkoba, Polresta Tasikmalaya, menahan tiga orang pelajar salah satu SMK di Kabupaten Ciamis, ketika diketahui membeli pil Dextro di toko obat Rajawali, Jalan Gunung Sabelah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis.
Kepala Satuan Narkoba, Polresta Tasikmalaya, AKP Hamzah Nasip, mengatakan pelajar yang ketahuan membeli pil dextro tersebut langsung ditahan ke Markas Polresta untuk dimintai keterangan.
Tiga pelajar yakni inisila RY, AS dan ID (16) merupakan bagian dari 11 orang yang ditahan saat polisi melakukan penggerebegan toko obat Rajawali yang disinyalir menjual obat Dextro secara bebas kepada masyarakat dengan jumlah butiran cukup banyak.
Pembeli dari kalangan pelajar tersebut diketahui telah membawa lima strip dibungkus plastik atau sebanyak 50 butir pil Dextro yang dibeli dari toko obat itu.
Berdasarkan pengakuan para pelajar tersebut, kata Hamzah, sengaja datang dari Ciamis ke Kota Tasikmalaya untuk membeli obat dextro di toko obat itu.
Pil Dextro sebagai obat batuk yang dibawa para pelajar tersebut, kata Hamzah, diduga akan dikonsumsi dengan dosis tidak beraturan untuk merasakan efek mabuk.
Sementara itu pihak kepolisian, kata Hamzah, tidak memiliki kewenangan untuk membatasi peredaran pil Dextro karena obat tersebut bukan tergolong jenis obat terlarang.
Namun adanya masyarakat yang mudah mendapatkan pil dextro dan mengkonsumsinya agar mendapatkan efek mabuk, kata Hamzah, membuat pihak kepolisian dari Satnarkoba bertindak untuk memberikan teguran peringatan kepada pengguna maupun penjualnya.
"Banyak yang sudah menjadi korban akibat mengkonsumsi obat Dextro, makanya kita awasi apotek agar tidak menjual obat itu secara bebas," tegas Hamzah. (ANT)
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com