Kenali gejala autisme pada bayi
Kamis, 9 Februari 2012 21:59 WIB | 2177 Views
Ilustrasi bayi dalam aktivitas normal tengah berbaring. (www.baby-poems.com)
... Bayi-bayi yang tumbuh bersama saudara lelaki dan perempuan austistik, lebih besar berpotensi menderita autisme...
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Pada
gilirannya austisme dapat dideteksi sejak usia dini. Penelitian terbaru
menujukan bahwa autisme dapat dikenali pada bayi sejak tahun
pertama.
Autisme dapat disebabkan banyak faktor, penelitian itu bahkan
mengungkapkan bahwa bayi dengan berat yang kurang memiliki potensi
menigap autisme.
"Gejala -gejalanya dicirikan respon otak yang berbeda
ketimbang bayi lainnya," ujar Direktur Pusat Pembangunan Otak dan Daya Kognitif di Kolegia Birkbeck, Universitas London,
Johnson, seperti dikutip dari laman medicmagic.
Kesimpulan itu, yang telah dipublikasikan dalam jurnal Current
Biology diikuti 104 bayi berusia enam hingga sepuluh bulan. Kemudian
dilanjutkan ketika bayi berusia tiga tahun. Untuk kepentingan
penelitian, para peneliti menggunakkan sensor pasif yang ditempatkan
pada kulit kepala.
Perangkat itu mampu mencatat aktivitas otak seiring
peralihan wajah bayi setelah dihadapkan langsung dengan yang lainnya.
Tampaknya, seorang anak yang menderita autisme memiliki pola yang
tak biasa ketika merespon kontak matadengan yang lainnya.
Wajah mereka
sering berpaling, setelah dihadapkan langsung. Bayi-bayi yang tumbuh
bersama saudara lelaki dan perempuan austistik, lebih besar berpotensi
menderita autisme. "Tetapi penelitian ini tak bisa dikatakan 100 persen
akutar," kata Johnson.
Johnson menyadari bahwa diagnosis menyeluruh diperlukan guna
memastikan anak-anak dengan autisme bisa didiagnosa ketika anak itu
berusia dua tahun. Hal itu dikarenakan tak ada pertanda dari perilaku
yang bisa dilihat dibawah usia itu.
"Selain itu, penelitian ini secara
langsung mengukur aktivitas otak dari seorang anak. jika gejala dapat
dideteksi lebih dini, kita berharap bahwa autisme dapat diantisipasi,"
ujarnya.
Autisme berdampak sekitar satu persen pada orang diseluruh dunia.
Gangguan spektrum dan mental berdampak pada ketidakmampuan seseorang
berkomunikasi.
Gejala umum yang bisa di lihat pada orang yang
terpengaruh sindrom Asperger (sebuah tipe karakter autisme dengan
kemampuan bahasa yang terganggu).Penderitanya bisanya memiliki IQ
tinggi.banyak penelitian dibuat dalam rangka agar orang mampu mendeteksi
autisme lebih dini. (yud)
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com