Lebak (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Serang memprakirakan, kecepatan tiupan angin perairan Banten bagian selatan dan utara mencapai 24 kilometer per jam dengan jarak pandang empat sampai tujuh kilometer.

Koordinator Unit Analis Cuaca BMKG Serang, Abdulmutholib, Kamis, menyebutkan, selama tiga hari ke depan tiupan angin di perairan Banten bagian selatan dan utara berkecepatan 24 kilometer dan berkisar tiga sampai 12 knot.

Tiupan angin bergerak dari arah barat daya dengan cuaca berawan berpeluang hujan ringan.

Selama ini, cuaca perairan Banten bagian selatan dan utara relatif aman dan tidak membahayakan bagi nelayan perahu kecil dan kapal tongkang.

Sebab kecepatan angin masih batas normal dengan kecepatan 24 knot atau 12 knot.

"Jika tiupan angin kecepatan melebihi 40 knot tentu sangat membahayakan bagi pelayaran dan nelayan," katanya.

Dia juga mengatakan, pesisir Banten bagian selatan meliputi Pantai Anyer, Panimbang, Tanjung Lesung, Sumur, Ujung Kulon, Binuangeun, dan Bayah dinyatakan aman bagi perahu kecil dan kapal tongkang.

Kondisi demikian, para nelayan dapat memanfaatkan cuaca itu dengan melaut karena ombak setinggi 1,8 meter dan angin 12 knot.

"Saat ini cuaca perairan Banten bagian selatan dan utara tidak berbahaya bagi nelayan," katanya.

Sementara itu,ketinggian gelombang Selat Sunda bagian utara Merak- Bakauheni berkisar 0,6-1,0 meter dan kecepatan angin 12 knot.

Selain itu, cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan.

"Saya kira cuaca Selat Sunda relatif normal bagi penyeberangan Merak-Bakauheni," ujarnya. (MSR/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar