Wall Street sedikit menguat didorong kesepakatan Yunani
Jumat, 10 Februari 2012 06:09 WIB | 1784 Views
Bursa saham Wall Street.(REUTERS)
Berita Terkait
Washington (ANTARA News) - Bursa saham Wall Street berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena Yunani mengumumkan kesepakatan untuk menangani masalah utang dan bank-bank utama AS mencapai kesepakatan 25 miliar atas tuduhan penyalahgunaan penyitaan.
Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 6,51 poin (0,05 persen) pada 12.890,46, lapor AFP.
Indikator pasar lebih luas, indeks S&P 500 merangkak naik 1,99 (0,15 persen) menjadi 1.351,95, sedangkan indeks komposit Nasdaq naik 11,37 poin (0,39 persen) menjadi 2.927,23.
Masih ada ketidakpastian di Eropa setelah para pemimpin pemerintahan Yunani mencapai kesepakatan tentang langkah-langkah penghematan yang diharapkan membuka jalan bagi paket dana talangan besar kedua Uni Eropa-IMF.
Ini sudah cukup memberi pedagang beberapa harapan, tetapi tidak untuk sebuah rally kuat, kata Mace Blicksilver dari Marblehead Asset Management.
"Kami agak masih menunggu untuk tahu lebih banyak tentang apa yang terjadi dengan Yunani dan Eropa," katanya.
"Ini tidak cukup untuk memulai suatu pembelian besar, tetapi tidak cukup untuk mendapatkan salah satu penjualan besar," katanya.
Pasar juga mengambil isyarat awal dari penyelesaian 25 miliar dolar AS antara lima bank terkemuka dan para pejabat pengadilan AS untuk menyelesaikan pengaduan bahwa mereka menyalahgunakan jutaan peminjam dalam penyitaan pinjaman perumahan (KPR).
Tetapi karena rinciannya tenggelam dalam kesepakatan itu, sebuah lonjakan awal pada harga saham bank menjadi berbalik.
Pada akhir perdagangan, saham Bank of America 0,6 persen, namun JPMorgan Chase turun 1,2 persen, Citigroup kehilangan 1,7 persen, dan Wells Fargo menyerah 0,2 persen. Ally Financial yang dikuasai pemerintah, lembaga lain dalam kesepakatan itu, tidak mempublikasikan perdagangan.
Pendapatan perusahaan umumnya tidak mengesankan, kata Blicksilver.
"Cerita besar adalah Apple yang akan datang dengan merilis iPad 3, menambahkan sedikit tingkat kegembiraan."
Saham Apple melonjak 3,5 persen karena berita dari versi terbaru dari komputer tablet terlarisnya.
Saham raksasa kartu kredit Visa melompat 3,8 persen setelah berbalik dalam kuartal pertama yang kuat, dengan pendapatan naik 16,4 persen dari tahun sebelumnya.
Saham Pepsi merosot 3,7 persen setelah laba kuartal keempat perusahaan mengkonfirmasi penurunan margin. Pepsi mengumumkan akan mengurangi tenaga kerja globalnya tiga persen -- sekitar 8.700 pekerjaan -- sebagai bagian dari program produktivitas baru untuk meningkatkan tingkat pengembalian.
Harga obligasi lebih rendah.
Imbal hasil pada Treasury 10-tahun naik menjadi 2,05 persen dari 1,98 persen pada Rabu, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 3,19 persen dari 3,14 persen.
Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026) Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com