Semen (FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

Dalam sebulan ini harga semen naik dua kali, merupakan kelangkaan semen yang cukup parah dalam beberapa tahun belakangan ini.
Berita Terkait
Sangata (ANTARA News)- Kelangkaan semen yang terjadi di Kutai Timur Kalimantan Timur, sejak sebulan terakhir mengakibatkan harganya kian terus melambung hingga Rp65.000/sak.

Sejumlah pedagang semen dan pemilik took semen di Sangata mengatakan kenaikan harga dipicu kelangkaan distribusi semen dari Sulawesi Selatan dan Jawa.

"Dalam sebulan ini harga semen semua merek naik rata-rata Rp10.000 hingga Rp26.000 per sak," kata H.Rustam, Jumat, pedagang semen di Sangata.

Menurut H.Rustam, kenaikan harga semen dalam sebulan ini akibat dampak dari macetnya pasokan dari Sulawesi dan Pulau Jawa.

Dalam sebulan ini dua kali terjadi kenaikan harga semen, misalnya Semen Tonasa, Gresik dan Tiga Roda, sebelumnya Rp60.000 per sak, kemudian naik menjadi Rp70.000 per sak dan sekarang sudah naik lagi menjadi Rp80.000 per sak.

Kemudian Semen Bosowa sebelumnya Rp55.000 per sak, sekarang ini sudah naik menjadi Rp75.000 per sak atau naik Rp25.000 per sak dari harga normal.

"Dalam sebulan ini harga semen naik dua kali, merupakan kelangkaan semen yang cukup parah dalam beberapa tahun belakangan ini," kata H.Rustam, dibenarkan Agus pedagang semen lainnya di Sangata.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar