Samarinda (ANTARA News) - Jumlah peserta Ujian Nasional 2012 mulai dari tingkat SD hingga SMU di Kalimantan Barat naik 12.853 siswa dari 152.311 siswa pada 2011 menjadi 164.894 siswa.

"Kenaikan peserta terbanyak terjadi pada tingkat SD/MI, yakni dari 64.049 peserta pada tahun ajaran 2010/2011, naik menjadi 69.841 peserta pada tahun ajaran 2011/2012," tutur Kabid TK - SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, Rustinah Rasyid saat mewakili Kadisdik Kaltim, H Musyahrim, membuka Rakor Persiapan UN di Hotel Diamond Samarinda, Jumat.

Rustinah melanjutkan, kenaikan terbanyak kedua adalah dari tingkat SMP/MTs, yakni dari sebanyak 50.450 peserta pada 2011 menjadi 54.172 peserta pada 2012. Disusul SMK dari 15.662 peserta pada 2011, naik menjadi 18.232 peserta UN pada 2012.

Sedangkan untuk SMA hanya terjadi kenaikan tipis namun jumlahnya masih tinggi ketimbang SMK, yakni dari sebanyak 22.150 perserta UN tingkat SMA pada 2011, menjadi 22.649 peserta pada 2011.

Dilanjutkan, jadwal soal UN untuk SMA/MA adalah pada 16 hingga 18 April, sedangkan ujian susulan dilakukan pada 23 hingga 25 April.

Untuk jurusan IPA, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Matematika, Kimia dan Biologi.

Untuk jurusan IPS, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Matematika, Sosiologi, dan Geografi.

Bagi jurusan Bahasa, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Asing, Matematika,, Antropologi dan Sastra Indonesia.

Sedangkan untuk Madrasah Aliyah (MA), mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Tafsir, Matematika, Fikih, dan Hadist.

UN untuk SMK juga dilangsungkan pada 16 hingga 18 April, dan ujian susulan juga pada 23 hingga 25 April. Sedangkan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.

Semua peserta UN mulai dari jenjang SD hingga SLTA tidak dipungut biaya sedikitpun karena biayanya sudah ditanggung oleh pemerintah, yakni melalui APBN, APBD I dan APBD II.

Sedangkan nama mata anggaran untuk biaya UN dari pemerintah pusat adalah Subsidi Dana Penyelenggaraan UN. Sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dana subsidi untuki UN itu akan masuk ke penyelanggara di daerah antara akhir Februari hingga awal Maret.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar