Jakarta (ANTARA News) - Kementerian BUMN mencatat total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama Januari 2012 mencapai Rp1,659 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 111.389.

"KUR per 31 Januari yang sudah alokasikan tujuh bank BUMN dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Rp1,659 triliun, " kata Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Jasa Parikesit Suprapto di Kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Jumat.

Menurut Parikesit, KUR terbesar disalurkan oleh Bank BRI dengan total Rp1,087 triliun, terdiri atas BRI mikro sebesar Rp903,9 miliar dengan 104.107 debitur, dan BRI ritel Rp183 miliar dengan 746 debitur.

KUR kedua terbesar disalurkan Bank BNI sebesar Rp186,4 miliar kepada 1.835 nasabah.

Selanjutnya Bank Syariah Mandiri sebesar Rp87,7 miliar dengan jumlah nasabah 1.195 debitur.

Bank BTN menyalurkan sebesar Rp68,7 miliar kepada sebanyak 464 debitur, Bank Mandiri sebesar Rp40,9 miliar kepada 244 debitur.

Sementara itu 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) tercatat menyalurkan dana KUR total Rp186,6 miliar dengan jumlah nasabah mencapai 2.769 debitur.

Dengan demikian Parikesit menambahkan bahwa secara nasional diperoleh rata-rata perolehan dana KUR mencapai Rp13,6 juta per debitur.

Adapun bila dijumlah penyaluran KUR sejak dicanangkan pada 2007 hingga 31 Januari 2012 maka sudah mencapai Rp65,080 triliun untuk 5.833.859 nasabah.

Pada 2012, pemerintah mematok penyaluran KUR sebesar Rp30 triliun, naik dari realisasi KUR 2011 sebesar Rp28,6 triliun.

(R017/A023)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar