40 ribu prajurit Suriah berhenti bertempur
Jumat, 10 Februari 2012 15:55 WIB | 2626 Views
Washington (ANTARA News/AFP) - Sekitar 40 ribu prajurit Suriah telah mengundurkan diri dari operasi penumpasan pemberontakan terhadap pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, kata Senator Partai Republik Amerika Serikat John McCain, Kamis.
McCain mengatakan pihaknya terkejut dengan data itu, yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu saat melakukan pertemuan dengan dua pejabat di Kongres AS, di tengah kekhawatiran bahwa pertumpahan darah di Suriah tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti.
"Ia mengatakan bahwa sekitar 40 ribu militer Suriah membelot. Saya tidak tahu jumlahnya sebesar itu," kata anggota parlemen itu, yang merupakan pejabat utama partainya di Komite Angkatan Bersenjata Senat, kepada wartawan.
"Beberapa dari mereka sudah pulang, beberapa dari mereka telah bergabung dengan pasukan pemberontak," kata McCain, yang menggarisbawahi bagaimanapun juga "situasinya memburuk" seiring dengan tujuan pasukan Assad untuk menghancurkan gelombang pemberontakan tahun ini.
Anggota parlemen itu menggarisbawahi bahwa Turki, sekutu NATO AS, telah melakukan komunikasi dengan Rusia, yang telah dikecam oleh Washington karena memveto resolusi PBB yang bertujuan meredakan krisis.
"Mereka melakukan komunikasi dengan Rusia dan menyatakan, dengan jelas, keinginan mereka agar Rusia memainkan peran yang lebih konstruktif " tapi Davutoglu" tidak mengatakan "apakah upaya itu telah membuahkan hasil, kata McCain.
(G003)Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com