Berita Terkait
Semarang (ANTARA News) - Dinas Pertanian Kota Semarang saat ini tengah mengembangkan green house untuk memproduksi sayuran di daerah Gunungpati dan Mijen selalu bagus, tidak terpengaruh cuaca ekstrim.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Ayu Entys di Semarang, Jumat mengatakan saat ini Kota Semarang baru memiliki dua "green house" dengan total luasan sekitar 1.000 meter persegi.

"Luasan 1.000 meter persegi tersebut terbagi di dua tempat Gunungpati dan Mijen. Kedua tempat tersebut akan menjadi pilot project (percontohan)," kata Ayu Entys.

Di dua tempat tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai macam sayuran, seperti sawi, tomat, dan cabai.

Menurut Ayu Entys dengan adanya "green house" maka tingkat produktivitas sayuran dapat maksimal karena tidak terpengaruh oleh cuaca.

"Air hujan tidak akan langsung mengenai sayuran begitu juga dengan panas atau angin tidak dapat langsung mengenai sayuran," katanya.

Ayu Entys melihat sebenarnya konsep "green house" dapat juga diterapkan oleh petani sayuran yang saat ini belum menerapkannya.

"Untuk petani, mungkin saja dapat meniru konsep dari "green house", yakni melindungi sayuran dari sinar matahari, air hujan, dan angin kencang. Tentu tidak sebagus yang sudah ada, bisa sederhana," katanya.

Pemkot Semarang menargetkan wilayah Gunungpati dan Mijen bagian dari daerah agrowisata baik sayuran dan buah. (ANT)


Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar