Polda Metro Jaya evaluasi pengamanan rutan polsek
Jumat, 10 Februari 2012 16:07 WIB | 905 Views
Jakarta (ANTARA News) - Pimpinan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengevakuasi sistem pengamanan rumah tahanan (rutan) di seluruh kantor kepolisian wilayah setingkat polsek, termasuk jumlah penjaga.
"Ini (pengamanan rutan) akan kami evaluasi mana yang harus diperbaiki," kata Kepala Polda (Kapolda) Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Untung S. Rajab di Jakarta, Jumat.
Untung mengatakan bahwa langkah selanjutnya Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Metro Jaya akan membentuk tim khusus dari berbagai unsur guna memeriksa sistem pengamanan rutan.
Untung menuturkan tim khusus pemeriksa sistem pengamanan rutan akan mengevaluasi polsek yang kekurangan personel jaga.
"Misalnya, di polsek ada satu orang penjaga tahanan yang bertugas selama 12 jam, itu `kan tidak mungkin, dan kami harus evaluasi," ujar Untung.
Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengakui bahwa Polda Metro Jaya kekurangan personel sekitar 10.000 orang dari jumlah total yang saat ini bertugas mencapai 29.000 personel.
Sebelumnya, sebanyak 12 orang tahanan melarikan diri dari Rutan Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (7/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Petugas kepolisian berhasil menangkap seluruh tahanan yang melarikan diri, termasuk seorang tahanan yang diduga menjadi "otak" pelarian para tahanan, serta seorang istri tahanan bernama Resty yang diduga menyelundupkan gergaji.
(T014/D007)Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com