Jakarta (ANTARA News) - Faktor eksternal terkait ketidakpastian pemberian dana talangan Yunani serta turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) memicu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Jumat sore kembali tertekan.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Jumat sore bergerak melemah 50 poin ke posisi 8.990 per dolar AS setelah pada hari sebelumnya ditutup pada 8.940 per dolar AS.

"Faktor utama masih dari global, rupiah mendapat tekanan dari faktor eksternal seiring ketidakpastian pemberian dana bailout Yunani," kata Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pelaku pasar belum melihat adanya kejelasan apakah Yunani dapat mengamankan pengucuran dana talangan (bailout), meski nantinya akan ada harapan untuk diberikan pada akhirnya.

Sebelumnya, kata dia, pemimpin partai politik di Yunani sepakat untuk melanjutkan penghematan lebih lanjut sehingga dapat menghasilkan penghematan anggaran sebesar 3,3 miliar euro.

"Mereka telah menyetujui beberapa hal termasuk penghapusan gaji ke-13 dan 14 dan mereformasi sektor tenaga kerjanya. Namun, di sisi lain, Yunani masih menolak untuk memangkas dana pensiunnya," papar dia.

Ia menambahkan, pemangkasan BI Rate sebesar 25 basis poin ke level 5,75 persen juga menjadi salah satu pemicu tertekannya nilai tukar dalam negeri.

Analis Monex Investindo Futures Johanes Ginting menambahkan, rupiah kembali melemah setelah BI memangkas suku bunga seiring turunnya inflasi, sebagai upaya mendukung pertumbuhan di tengah memburuknya ekonomi global.

"Pandangan BI masih dovish, sehingga mereka coba memanfaatkan secara maksimal penurunan inflasi dalam beberapa bulan terakhir untuk menekan suku bunga lebih rendah lagi," katanya.

Ia mengemukakan, Indonesia bersama dengan Filipina dan Thailand yang telah memangkas suku bunganya, sementara Bank of Korea harus menahan diri menaikkan suku bunga menyusul mulai melemahnya permintaan global.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Jumat (10/2) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah ke posisi Rp8.993 dibanding sebelumnya di posisi Rp8.910.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar