Euro melemah di perdagangan Asia
Jumat, 10 Februari 2012 18:13 WIB | 1249 Views
Tokyo (ANTARA News) - Euro melemah terhadap mata uang utama lainnya di perdagangan Asia pada Jumat, setelah para menteri keuangan zona euro menunda keputusan tentang dana talangan baru untuk menyelamatkan Yunani dari kebangkrutan.
Unit tunggal berdiri di 1,3261 dolar, sedikit turun dari 1,3286 dolar akhir Kamis di New York, dan melemah menjadi 102,98 yen dari 103,20 yen.
Dolar dibeli 77,65 yen, merayap turun dari 77,68 yen.
Para menteri keuangan Eropa memberikan Athena kurang dari seminggu untuk meloloskan langkah penghematan dan pengurangan baru jika ingin mereka memberikan negara yang dililit utang itu dana talangan baru 130 miliar euro (173 miliar dolar AS).
"Tidak ada kesepakatan akhir telah dibuat atas masalah dana talangan (bailout) Yunani," kata kepala manajer perdagangan valas Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corp, Tsunemasa Tsukada.
"Ketidakpastian dalam krisis Eropa belum dihapus, dan investor Jepang belum memperoleh kembali kepercayaan di Eropa."
Tetapi dealer juga mengatakan langkah untuk membeli euro akan berlanjut karena kemungkinan perbaikan terhadap krisis utang Yunani, menambah sebuah catatan optimis untuk perdagangan dalam mata uang tunggal.
Kosuke Hanao, kepala valuta asing di HSBC di Tokyo, mengatakan grafik teknikal menandakan potensi kenaikan pada euro.
Tetapi ia cepat menambahkan bahwa itu masih ada kemungkinan euro akan terpukul, jika pembicaraan utang Yunani menghasilkan berita utama lebih negatif, Dow Jones Newswires mengatakan.
(A026/S006)
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com