Bogor (ANTARA News) - Sumber resmi dari Polres Bogor Kabupaten menyebutkan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan beruntun yang menewaskan 13 orang di jalur Puncak Bogor Jumat petang karena rem bus Karunia Bhakti blong.

"Dugaan sementara dari petugas yang sudah berada di lokasi, penyebabnya adalah rem blong," kata Kasubdit Humas Polres Bogor Kabupaten AKBP Ita Puspita Lena ketika dihubungi Jumat malam.

Ia juga membenarkan bahwa saat ini sudah ada 13 orang yang dipastikan tewas, sementara puluhan lainnya luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit Sanatorium Cisarua.

Lokasi terjunnya bus tersebut ke jurang tidak jauh dari pasar Cisarua, Puncak, sekitar pukul 18.30 WIB.

"Jajaran kepolisian termasuk Kapolres Bogor Herry Santoso juga sudah berada di lokasi untuk ikut mengamankan situasi dan menguraikan kemacetan di Jalur Puncak.

Keterangan mengenai korban tewas dari Humas Polres Bogor Kabupaten itu sementara ini merupakan pernyataan resmi secara langsung pertama dari pihak kepolisian, sementara korban tewas yang disampaikan berbagai sumber di jejaring sosial Twitter dan Facebook jumlahnya beragam.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar