Salman: kesuksesan tak hanya berdasar prestasi akademik
Minggu, 12 Februari 2012 02:04 WIB | 2031 Views
Ilustrasi Proses Perkuliahan (ANTARA/Noveradika)
Berita Terkait
Yogyakarta (ANTARA News) - Kesuksesan alumni tidak hanya berdasar pada jabatan atau prestasi akademik, tetapi lebih pada integritas dan sikap moral selama melaksanakan tugas, kata alumnus Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yang juga Hakim Agung Salman Luthan.
"Kesuksesan tidak berfokus pada hasil akhir tetapi sangat tergantung pada proses untuk mencapai sukses tersebut," katanya pada dialog kebangsaan bertema "Peran Alumni Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) Membangun Negeri", di Yogyakarta, Sabtu.
Selain itu, menurut dia, kesuksesan dilihat dari sejauh mana alumni tersebut bermanfaat bagi orang lain sehingga predikatnya sebagai alumni tidak sia-sia.
Ia mengatakan, ada satu hal yang harus selalu diingat bahwa kampus UII didirikan oleh para "founding fathers" sebagai kampus perjuangan untuk mencetak pemimpin bangsa yang ikhlas.
"Hal itu yang juga harus diaplikasikan oleh seluruh alumni UII dalam menjalani profesinya," kata Salman.
Wakil Rektor III UII Bachnas mengatakan, untuk menjadi alumni yang sukses minimal harus memiliki empat hal yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni cerdas dalam segala hal, jujur dalam segala urusan, sungguh-sungguh dan bekerja keras dalam setiap usaha, dan memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.
Menurut dia, sekian banyak alumni farmasi yang dihasilkan oleh UII jika bekerja sesuai dengan bidangnya akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat.
"Contohnya, begitu banyak orang sakit yang membutuhkan obat setiap harinya. Jika alumni farmasi UII betul-betul menjalani profesinya, maka mereka dapat menolong begitu banyak pasien," katanya.
Dekan Fakultas MIPA UII Yandi Syukri mengatakan, kerja sama antara alumni dan almamater harus selalu dibina erat sehingga kekuatan jaringan eksternal juga semakin kuat.
Upaya tersebut, menurut dia, sudah dilakukan sejak lama, bahkan sudah menuai hasil, misalnya, masa tunggu kerja bagi lulusan farmasi yang rata-rata hanya dua bulan.
"Hal itu di luar dugaan mengingat UII hanya menargetkan masa tunggu kerja bagi lulusannya dalam tahun pertama kelulusan," katanya.
Ketua Program Studi Farmasi Fakultas MIPA UII Hatta Prabowo mengatakan, meluasnya jaringan alumni suatu perguruan tinggi yang tersebar di berbagai tempat merupakan suatu indikasi keberhasilan proses pembelajaran yang diterapkan.
Menurut dia, proses pembelajaran tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan perguruan tinggi yang bersangkutan.
"Alumni yang tersebar merupakan bentuk pencitraan dari suatu perguruan tinggi. Alumni yang dihasilkan bisa dikatakan sebagai cerminan pola pendidikan di bangku kuliah," katanya.
Dialog kebangsaan itu diselenggarakan dalam rangka Temu Alumni Farmasi UII. Forum yang dihadiri alumni farmasi di masing-masing simpul daerah se-Indonesia itu juga menggelar pameran produk kreatif karya mahasiswa dan hasil penelitian mahasiswa.
(L.B015*H010/H008) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com