Pastor Pertama Lembah Baliem Thedodorus Kosi (tengah), pastor pertama asal Lembah Baliem suku Dani Pegunungan Papua, saat akan ditahbiskan oleh Uskup agung Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar. OFM, di Weisaput, Wamena, kabupaten Jayawijaya, Minggu (12/1). Theodorus Kosi. OFM, masuk sejarah gereja Katolik, sebagai orang suku Dani, lembah Baliem, Pegunungan Papua, yang pertama menjadi pastor. (FOTO ANTARA/Marcelinus Kelen)

Berita Terkait
Jayapura (ANTARA News) - Theodorus kosi OFM, tercatat dalam sejarah Gereja Katolik dunia, dengan menjadi pastor pertama asal suku Dani, lembah baliem, Pegunungan Papua, setelah secara resmi ditahbiskan bersama seorang rekannya Modestus teniwut OFM, oleh Uskup Agung Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar. OFM, Minggu.

Kawasan Wesaput, Wamena, Jayawijaya, yang menjadi lokasi pentahbisan, dipadati ribuan warga Jayawijaya dan kabupaten lainnya di Pegunungan Papua.

Uskup Agung Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar OFM, dalam pesannya di hadapan ribuan jemaat Katolik yang mengikuti ibadah pentahbisan mengatakan, pastor pertama asal lembah Baliem, Papua, sekaligus mengubah mitos yang beredar selama ini, kalau putra lembah Baliem tak bisa jadi pastor atau Imam Katolik.

"Dengan pentahbisan Imam pertama Baliem dan rekannya ini, sekaligus membuktikan bahwa kita semua punya kesempatan yang sama di mata Tuhan sang Pencipta kita. Mari kita semua hidup dalam lingkaran Kasih Tuhan sesuai ajaran agama," ujarnya.

Dia menambahkan, kemeriahan acara pentahbisan yang dihadiri ribuan orang warga Pegunungan Papua, sebagai lambing persaudaraan semua pihak. Dan kepada imam yang baru ditahbiskan agar kedepannya akan melayani semua masyarakat tak terkecuali.

Kepada imam/pastor yang ditahbiskan, Uskup Leo Laba Ladjar, juga berpesan agar tetap bisa hidup merendahkan diri dalam melayani sesame, serta tidak menganggap dirinya lebih dari umat yang lainnya.

"Justru anda sudah menjadi Imam, maka semakin melayani dan menciptakan hidup persaudaraan dengan semua pihak, dalam iman dan perbuatan sehari-hari,` terangnya.

Uskup Leo Laba Ladjar juga memberikan apresiasi kepada semua pihak, terutama orang tua pastor Theodorus Kosi OFM, yang telah ikut berjasa menjadikan anaknya seorang pastor pertama dari lembah Baliem, Papua.

"Kepada semua masyarakat Papua, kita semua adalah keluarga yang harus selalu hidup dalam kerukunan iman yang sama. Jangan sampai terpecah belah hanya karena nafsu dan keserakahan," ujarnya.
(T.KR-MBK)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar