Yenny Wahid. (FOTO.ANTARA)

Terutama sifat rendah hati dari seorang Gus Dur yang tidak banyak bermewah-mewah dan juga kerendahan hati dalam segala perbuatannya sehari-hari,"
Berita Terkait
Sidoarjo (ANTARA News) - Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid atau Yeni Wahid menerima tongkat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari Shinta Nuriyah yang juga ibunya sendiri dalam peringatan haul kedua Gus Dur di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Sidoarjo.

"Tongkat ini, tidak akan saya miliki sendiri. Tongkat ini hanya simbolis dan akan terus dipergunakan untuk perjuangan seluruh masyarakat Indonesia seperti yang telah diamanatkan oleh Gus Dur," kata Yeni usai menerima tongkat di GOR Sidoarjo, Minggu.

Ia mengemukakan, saat ini sosok seorang Gus Dur belum ada penggantinya dan  keteladaan Gus Dur patut untuk terus dicontoh dalam kehidupan sehari-hari.

"Terutama sifat rendah hati dari seorang Gus Dur yang tidak banyak bermewah-mewah dan juga kerendahan hati dalam segala perbuatannya sehari-hari," katanya.

Ia menyebutkan, saat ini banyak rakyat miskin yang dipenjara gara-gara mencuri sandal jepit, mencuri barang-barang dengan nilai rupiah yang sedikit.

"Sementara, di negara ini masih banyak ditemui oknum-oknum yang dengan jelas dan tega mengambil uang negara sampai miliaran rupiah dan belum ditangkap hingga saat ini," katanya.

Sementara itu, Shinta Nuriyah menyatakan saat ini memang sangat diperlukan sosok seorang Gus Dur.

"Jasa Gus Dur masih terus dikenang di Indonesia dan masih banyak orang yang sependapat dengan Gus Dur dalam berjuang di negara yang tercinta ini," katanya.
(KR-MSW)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar