Pesepakbola Persema Malang, Irfan Bachdim (tengah) dihadang dua pesepakbola Persebaya 1927, Amaral (kiri) dan Yusuf Hamzah (kanan) pada pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI) 2011/2012 di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Jatim, Minggu (12/2). Persebaya 1927 gagal meraih poin penuh setelah berhasil ditahan imbang Persem Malang dengan skor 0-0. (FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat )

Berita Terkait
Surabaya (ANTARA News) - Persebaya Surabaya ditahan imbang tamunya, Persema Malang, dengan skor 0-0 dalam pertandingan Liga Primer Indonesia 2011-2012 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Minggu (12/2) sore.

Bermain tanpa bintangnya, Andik Vermansyah, yang terkena akumulasi kartu kuning, Persebaya mengandalkan duet Andrew Barisic dan Feri Ariawan sejak menit awal. Namun, keduanya tak bisa mencetak satu gol pun ke gawang lawan.

Pelatih Persebaya Surabaya Divaldo Alves mengaku heran dengan penyelesaian akhir para pemainnya. Tidak hanya pertandingan kali ini, pada laga-laga sebelumnya barisan depan Persebaya bak macan ompong.

"Kami tidak mengerti apa yang terjadi di lapangan. Berkali-kali peluang emas tercipta, namun tak ada satu pun gol. Semua akan kami evaluasi, khususnya di lini striker," ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.

Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut juga mengeluhkan jeleknya rumput stadion. Hal ini pula yang dijadikan alasan anak asuhnya berat sekali melepaskan tembakan.

Sementara itu, Pelatih Persema Slave Radovski mengaku bersyukur bisa mencuri satu poin di Surabaya. Meski menyayangkan permainan timnya jauh dari strategi, hasil akhir dinilai sudah sangat menguntungkan.

"Target awal kami memang seri melawan Persebaya. Di awal pertandingan kami sempat was-was karena rapuhnya lini belakang. Tapi, setelah ada pergantian pemain, anak-anak bisa lebih kuat dan konsentrasi menjaga pertahanan," katanya.

Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 25 ribu suporter tersebut, sejak menit awal Persebaya mengambil inisiatif menyerang. Penampilan jelek pemain naturalisasi Kim Jeffry Kurniawan dimanfaatkan duet gelandang mungil Persebaya Taufiq dan Rendy Irawan menggedor dari sisi kiri pertahanan Persema.

Tercatat dua peluang emas pada 10 menit babak pertama tercipta melalui Andrew Barisic dan Rendy Irawan. Namun, penjaga gawang Sukasto Effendi bermain cemerlang dan mampu menggagalkan serangan Persebaya.

Selama 90 menit, Persema bukannya tanpa peluang. Beberapa kali striker naturalisasi Irfan Bachdim dan Reza Mustofa yang ditopang Ngon Mamoun di posisi gelandang serang membuat kiper Endra Prasetya harus berjibaku mengamankan gawangnya.

Peluang akhir tuan rumah tercipta pada menit ke-90, kemelut di kotak penalti Persema nyaris memberi tiga poin bagi Persebaya. Namun sayang, bola yang tinggal beberapa sentimeter dari garis gawang masih berhasil dihalau meski Kiper Sukasto Efendi sudah mati langkah.

(KR-DYT/D007)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar