Puluhan kendaraan mogok setelah isi BBM
Minggu, 12 Februari 2012 20:37 WIB | 1944 Views
ilustrasi (FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra)
Kami tidak bisa menerima perlakukan seperti ini, yang harus bertanggungjawab adalah pemilik SPBU,
Berita Terkait
Kendari (ANTARA News) - Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat di Kota Kendari, sulawesi Tenggara mogok tidak bisa dinyalakan setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU pada Minggu malam.
Pantauan di sekitar SPBU di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan
Baruga pada Minggu malam, ada sekitar 40 kendaraan roda dua
dari berbagai merek dan belasan kendaraan roda empat mogok di pinggir
jalan itu yang tidak jauh dari SPBU itu.
Menurut pengakuan para pemilik kendaraan, setelah mereka melakukan
pengisian BBM jenis premium, kendaraannya langsung tidak bisa menyala normal.
"Kami tidak bisa menerima perlakukan seperti ini,
yang harus bertanggungjawab adalah pemilik SPBU," kata Rahman, salah
seorang warga yang kendaraannya mogok setelah membeli BBM di SPBU tersebut.
Petugas dari Polresta Kendari segera datang ke lokasi dan menenangkan para pemilik kendaraan.
Sala seorang petugas SPBU kemudian menyadari bahwa sejak Minggu petang, kawasan
perumahan di dua kompleks itu terendam banji. Dia menduga ada kebocoran di SPBU itu hingga air masuk ke tangki.
Salah seorang aparat Polresta Kendari, Brigadir Andy mengatakan,
pihaknya belum bisa memberi kepastian apakah SPBU itu yang bocor
mengakibatkan kendaraan milik warga tidak bisa dibunyikan.
"Tentu kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah
kebocoran pipa pada SPBU itu terjadi karena bencana banjir ataukah
memang ada pihak-pihak tertentu yang melakukan secara sengaja,"
katanya.
(A056)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com