Bogor (ANTARA News)  - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi dengan mengumpulkan data-data penyebab terjadinya peristiwa kecelakaan bus Karunia Bakti yang menewaskan 14 orang di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Investigasi tersebut dilakukan sejumlah tim yang dipimpin langsung oleh Ketua KNKT Marsekal Muda TNI Purnawirawan Tatang Kurniadi.

"Sesuai dengan standar prosedur operasional, kami melakukan investigasi. Kami mendatangi korban-korban kecelakaan, lalu kita mengumpulkan keterangan-keterangan warga di sekitar lokasi," kata Tatang Kurniadi, di Bogor, Minggu.

Kasub Sub Komite KNKT Kusnendi Soehardjo yang didampingi Kasub PKT Darat Kombes Pol R Sri Sadono, mengatakan investigasi yang dilakukan hari ini fokus terhadap kondisi saran dan prasarana jalan.

Petugas KNKT melakukan pendataan terkait kontur, geometris dan lebar jalan di lokasi kejadian.

"Sesuai dengan protap KNKT melakukan investigasi. Khusus infrastruktur jalan dan kondisi di lapangan. Mendata kondisi jalan, geometris jalan, kontur dan fasilitas jalan seperti apa," katanya.

Kusnendi mengatakan proses investigasi dan penelitian akan diketahui hasilnya sesuai dengan masa laporan akhir yakni selama tiga bulan.
(KR-LR)