Banjir di Tangerang mulai surut
Senin, 13 Februari 2012 14:00 WIB | 1277 Views
Ratusan rumah di perum Total Persada Raya terendam banjir sejak semalam, Gembor, Periuk, kota Tangerang, Banten, Minggu (12/2). (FOTO ANTARA/Lucky.R)
Berita Terkait
Tangerang (ANTARA News) - Banjir di Perumahan Total Persada Kota Tangerang, Banten, pada Senin mulai surut dengan genangan sedalam 1,5 meter, sementara sebelumnya mencapai sekitar 2,4 meter.
"Ketinggian air mulai surut setelah ada tiga pompa yang didatangkan untuk menyedot air," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Tangerang H Karsidi ditemui Senin.
Dia mengatakan tiga pompa yang menyedot air dengan kapasitas sebesar 100 liter per detik mengurangi air bah yang melanda kawasan perumahan itu.
Ratusan rumah di Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, itu dilanda banjir setinggi 1,6 meter hingga 2,4 meter akibat meluapnya Kali Cirarap, dan sebagian warga terpaksa mengungsi.
Walau begitu, penyebab banjir karena Kali Cirarap meluap akibat hujan deras yang turun sejak Sabtu (11/2) malam hingga Minggu dini hari dan diperparah aliran air dari hulu sungai di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Namun kawasan terparah berada di Perumahan Total Persada RT 07, 08, 08 dan 010 RW 07 dan RT 01, 02, 03 dan 05 RW 08 dengan ketinggian air mencapai 2,4 meter, sebanyak 967 warga mengungsi.
Saat ini, sebagian warga ada yang melihat rumah mereka yang terendam mengunakan perahu karet, bahwa khawatir barang yang tersimpan dalam rumah mengalami rusak.
Bahkan diantara warga ada juga yang membawa barang elektronika ke lokasi pengungsi karena ketika banjir melanda mereka lupa membawa namun hanya menyelamatkan pada lokasi yang lebih tinggi dalam rumah.
Menurut Karsidi, bila tidak turun hujan di kawasan Gembor Tangerang maka debit air akan berkurang dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing diperkirakan Kamis (16/2).
Sebelumnya, para pengungsi korban banjir di Kelurahan Gembor, Kota Tangerang, dominan terkena penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), mereka berobat ke Puskesmas setempat.
Kepala Puskesmas Gembor, dr. Sonny ditemui di Periuk, Tangerang, mengatakan bahwa pihaknya mendata para pengungsi mayoritas terkena penyakit ISPA dan diare,
Dia mengatakan, sejak mengungsi di kompleks Sekolah Dasar Total Persada Raya Minggu dini hari bahwa telah warga telah memeriksakan kesehatan mereka sebanyak 29 pasien.
(A047)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com